Kompas.com - 25/07/2018, 22:42 WIB

ANKARA, KOMPAS.com - Parlemen Turki telah menyetujui undang-undang anti-teror baru yang diharapkan bakal dapat menggantikan status keadaan darurat negara yang telah berakhir pekan lalu.

Otoritas Turki telah mengakhiri status keadaan darurat negara pada 20 Juli lalu, tepat dua tahun sejak pertama diberlakukan usai kudeta yang gagal pada 2016.

Dilaporkan kantor berita Anadolu, melalui undang-undang anti-teror baru tersebut, pihak berwenang akan dapat mengatur siapa saja yang diizinkan untuk masuk maupun keluar dari satu wilayah selama 15 hari untuk alasan keamanan.

Baca juga: 2 Tahun Setelah Kudeta yang Gagal, Turki Cabut Status Darurat Negara

Selain itu, pihak berwenang juga dapat menahan tersangka tanpa tuduhan selama 48 jam hingga empat hari jika menemukan adanya pelanggaran berlapis.

Periode tersebut dapat diperpanjang untuk dua kesempatan dalam kondisi khusus.

Undang-undang tersebut turut mengatur terkait aksi protes maupun gerakan massa di ruang terbuka harus berakhir sebelum matahari terbenam, sementara untuk pertemuan di ruang tertutup dapat berlanjut hingga tengah malam.

Undang-undang baru tersebut yang baru disetujui parlemen pada Rabu (25/7/2018), saat ini masih harus menunggu tanda tangan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Aktivis hak asasi manusia menuduh pemerintah Turki hanya memformalkan status keadaan darurat yang telah berakhir dengan nama lain.

Human Rights Watch menganggap undang-undang baru itu akan melanggengkan banyak kekuasaan yang diberikan kepada presiden dan eksekutif di bawah keadaan darurat. Demikian dilansir dari AFP.

Baca juga: Netanyahu Sebut Turki Telah Menjadi Negara Kediktatoran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.