Kompas.com - 25/07/2018, 22:14 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Cuaca panas tampaknya menjadi hal buruk bagi anjing-anjing di Korea Utara. Bukan karena suhu tinggi yang mengganggu mereka, namun karena warga yang banyak mengonsumsi daging anjing saat cuaca panas.

Selain mencari sajian dingin seperti es serut, warga Korea Utara juga banyak mencari semangkuk sup daging anjing pedas.

Dikenal dengan nama dangogi yang berarti daging manis, daging anjing telah lama diyakini oleh masyarakat Korea sebagai makanan penambah stamina dan banyak dikonsumsi saat cuaca panas.

Melansir dari SCMP, tahun ini diperkirakan tiga hari terpanas akan jatuh pada 17 dan 27 Juli, serta pada 16 Agustus mendatang.

Baca juga: Ingat, Daging Anjing Bukan Bahan Pangan untuk Dikonsumsi!

Pada hari-hari itu, diyakini permintaan akan menu masakan daging anjing akan menjadi sangat tinggi.

Suhu di Korea Utara pada tahun ini termasuk yang tertinggi dari yang pernah tercatat dengan kisaran hampir 40 derajat Celsius di sejumlah kota.

Namun demikian, tidak ada data pasti terkait berapa banyak anjing yang dikonsumsi di negara itu, seperti halnya banyak informasi tertutup lainnya.

Sementara di Korea Selatan, setidaknya 2 juta anjing disembelih dan dimakan setiap tahunnya, meski ada fakta yang menyebut popularitas daging anjing sebagai makanan semakin memudar.

Saat orang-orang tua percaya khasiat daging anjing untuk kesehatan dan kejantanan, kaum muda banyak yang menentang praktik mengonsumsi daging anjing dan mendesak dikeluarkannya larangan.

Di kedua negara Korea, banyak terdapat peternakan anjing yang memang membudidayakan anjing untuk dipotong dan dikonsumsi

"Ini sudah menjadi makanan nasional kami sejak dulu," kata Kim Ae-kyong, seorang pelayan di restoran dangogi yang khusus menyajikan menu masakan olahan daging anjing di Pyongyang.

"Orang-orang percaya bahwa panas akan menyembuhkan panas sehingga mereka makan daging anjing dan sup anjing pedas pada saat cuaca panas. Ini lebih sehat dibandingkan jenis daging lainnya," tambah Kim.

Baca juga: Pengadilan Korea Selatan Larang Bunuh Anjing untuk Diambil Dagingnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber SCMP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.