Kasus Pembunuhan Terkait Sihir, 8 Orang Dihukum Mati di Papua Niugini

Kompas.com - 25/07/2018, 18:23 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

MADANG, KOMPAS.com - Pengadilan Papua Niugini telah menjatuhkan hukuman mati terhadap delapan orang, serta penjara seumur hidup untuk 88 orang lainnya atas kasus pembunuhan terkait sihir.

Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan tujuh pria dan anak-anak tersebut terjadi di Provinsi Madang, Papua Niugini pada April 2014 silam.

Dilansir dari AFP, sekelompok massa berjumlah 97 orang ditangkap atas tindakan pembunuhan dengan menggunakan busur dan panah serta pisau dan kapak untuk menghabisi korban.

Media lokal Papua Niugini sebelumnya memberitakan, pada April 2014, massa berjumlah 97 orang bergerak dari desa Sakiko dengan membawa senjata tajam dari panah dan busur, pisau dan kapak.

Baca juga: Diyakini Tukang Sihir, Pria Ini Tewas Ditembak Warga Desa

Massa tersebut bergerak dengan didorong sejumlah kematian di wilayahnya yang diduga terkait praktik sihir dan menyasar orang-orang di jalan.

Korban pertama adalah seorang pria yang sedang dalam perjalanan ke tempat kerja. Korban dipanah sebelum kemudian diserang dengan pisau dan kapak.

Massa kemudian kembali bergerak dan membunuh empat pria lain sebelum menyasar dua anak-anak, yang berusia lima dan tiga tahun. Ketujuh korban dibunuh secara kejam dan brutal.

Hakim David Cannings mengatakan tidak ada hubungan atau bukti antara keyakinan terhadap sihir dengan kasus pembunuhan yang terjadi.

"Kepercayaan terhadap sihir bukanlah faktor yang meringankan dan tidak dapat dianggap sebagai keadaan khusus untuk mengurangi beratnya kejahatan," katanya.

Dari 97 orang yang didakwa, delapan dijatuhi hukuman mati dan 88 dihukum seumur hidup. Satu orang terdakwa telah meninggal dunia sebelum vonis.

Praktik "sihir" dan kanibalisme terkadang masih terjadi di Papua Niugini. Praktik "sihir" kerap didorong oleh orang-orang yang tidak menerima penyebab alami untuk menjelaskan penyakit, kecelakaan atau kematian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X