Kompas.com - 25/07/2018, 13:58 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Putri sulung Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Invaka Trump, menutup label fesyennya setelah menjadi sasaran boikot politik dan memicu kekhawatiran tentang konflik kepentingan.

Dalam sebuah pernyataan, Selasa (24/7/2018), Ivanka mengatakan keputusan tersebut dilakukan agar dia bisa fokus bekerja sebagai penasihat Gedung Putih.

"Setelah 17 bulan berada di Washington, saya tidak tahu kapan atau apakah saya akan kembali ke bisnis," katanya, seperti diwartakan ABC.

"Tapi saya tahu, fokus saya di masa depan adalah pekerjaan yang saya lakukan di sini, di Washington," ucapnya.

Washington merujuk pada lokasi berdirinya istana kepresidenan presiden AS atau Gedung Putih.

Baca juga: Terungkap, Kekacauan di Gedung Putih dan Ivanka Trump Jadi Capres AS

Manajemen perusahaan mengklaim, kinerja perusahaan masih kuat dan keputusan untuk tutup tidak berhubungan dengan peforma.

Merek "Ivanka Trump" telah diterpa politik, sejak dia bergabung ke Gedung Putih pada awal tahun lalu.

Penjualan meningkat ketika dia menikmati status sebagai selebriti karena dia merupakan putri dari presiden AS. 

Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway bahkan pernah meminta masyarakat untuk membeli produk-produk Ivnka.

Namun, lawan Trump mendesak agar masyarakat memboikot merek fesyen tersebut.

Melansir dari CNN, Ivanka dan perusahaannya terus menuai kontroversi sejak dia berkampanye untuk ayahnya dengan memakai produk Invaka Trump.

Setelah pemilu AS memenangkan ayahnya dan dia masuk ke Gedung Putih, Ivanka tetap mempertahankan namanya dalam merek dagang miliknya.

Presiden label Ivanka Trump saat ini, Abigail Klem, mengatakan keputusan tersebut sangat sulit bagi Invaka.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.