Kompas.com - 25/07/2018, 08:31 WIB
Sekelompok penyelam asing dan tentara AS berkumpul di area goa Tham Luang di distrik Mae Sai, provinsi  Chiang Rai, Thailand, pada Jumat (6/7/2018). (AFP/Lillian Suwanrumpha) Sekelompok penyelam asing dan tentara AS berkumpul di area goa Tham Luang di distrik Mae Sai, provinsi Chiang Rai, Thailand, pada Jumat (6/7/2018). (AFP/Lillian Suwanrumpha)

LONDON, KOMPAS.com - Penyelam goa asal Inggris yang membantu menyelamatkan 12 remaja Thailand dan pelatih sepak bola mereka dari dalam goa menjadi tamu kehormatan Perdana Menteri Theresa May pada Selasa (24/7/2018).

Dari antara mereka yang diundang ke Downing Street adalah John Volanthen. Dia merupakan salah satu penyelam yang pertama kali menemukan keberadaan tim sepak bola "Wild Boars".

"John, Anda telah mengatakan bahwa Anda bukan pahlawan. Tapi bagi kami semua, Anda adalah pahlawan," kata May, seperti diwartakan AFP.

"Itu misi penyelamatan yang luar biasa," imbuhnya.

Baca juga: Bos SpaceX Minta Maaf kepada Penyelam yang Selamatkan Remaja dari Goa

May juga memberi penghormatan kepada mantan Angkatan Laut Thailand SEAL, Saman Kunan, yang meninggal karena kehabisan oksigen.

"Dia kehilangan nyawanya untuk menyelamatkan nyawa orang lain, sebuah bahaya yang juga Anda hadapi," ucanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Volanthen mengatakan, suatu kehormatan untuk bergabung guna menyelamatkan anak-anak ini dan pelatih mereka.

Ketika dia dan sesama penyelam Inggris Rick Stanton menemukan anak-anak itu, perasaab bahagia menyelimuti keduanya. Namun, mereka tetap khawatir untuk mengeluarkan mereka.

"Kami semua sangat lega. Itu merupakan emosi yang utama karena ada banyak hal yang bisa salah," katanya.

Baca juga: Tanggapi Cuitan Bos SpaceX, Penyelam Didekati Pengacara AS dan Inggris

Terkait tentang perhatian media dari seluruh dunia, Volanthen mengatakan dia hanya melakukan apa yang harus dikerjakan.

"Kami mengabaikannya dan fokus pada apa yang perlu dilakukan," ujarnya.

British Rescue Council mencatatkan total ada 8 penyelam goa dan tiga penyelamat goa lainnya yang dikirim ke Thailand dari Inggris untuk misi penyelamatan tersebut.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X