Temui Senat Italia, Komisi I DPR RI Suarakan Pembebasan Visa Kunjungan

Kompas.com - 25/07/2018, 05:47 WIB
Delegasi Indonesia tersebut bertemu dengan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Imigrasi Senat Italia di Roma, pada Selasa (24/7/2018) waktu setempat.  DOKUMENTASI KBRI ROMA Delegasi Indonesia tersebut bertemu dengan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Imigrasi Senat Italia di Roma, pada Selasa (24/7/2018) waktu setempat.

ROMA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya sejak Pemilu 4 Meret 2018, Senat Italia menerima mitra asing, yakni perwakilan Komisi I DPR RI.

Delegasi Indonesia tersebut bertemu dengan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Imigrasi Senat Italia di Roma, pada Selasa (24/7/2018) waktu setempat. 

Rombongan Komisi I DPR RI dipimpin Ketua Komisi I, Abdul Kharis Almasyhari dari Fraksi PKS.

Bersama Abdul Kharis, ada tiga anggota DPR, yakni Evita Nursanty (F-PDIP), Dave Akbarshah Fikarno (F-PG), dan Hidayat Nur Wahid (F-PKS/Wakil Ketua MPR).


Baca juga: Turis Indonesia Bebas Visa, Ini 5 Pilihan Obyek Wisata di India

Mereka bertemu dengan Presiden Komisi Luar Negeri Senat Italia, Vito Petrocelli dari Partai M5S, yang didampingi 10 anggota lain mewakili seluruh fraksi dalam Senat Italia.

Dalam pertemuan itu, seperti tertuang dalam siaran pers KBRI Roma yang diterima Kompas.com, kedua lembaga sepakat untuk mendorong hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Hal itu diharapkan terwujud dalam fasilitas bebas visa kunjungan wisata bagi warga negara Indonesia yang hendak ke Italia.

Senat Italia berjanji akan mendukung upaya pembebasan visa tersebut, dengan membawanya dalam pembahasan dengan Pemerintah Italia.

Baca juga: Asyik, Kini Turis Indonesia Bebas Visa 30 Hari ke Uzbekistan

Komisi I DPR RI juga meminta kesinambungan dukungan Parlemen Italia atas kerjasama ekspor minyak sawit Indonesia ke Italia.

Menanggapi hal tersebut, Senat Italia menyatakan akan memberikan dukungan dengan pertimbangan dalam aspek lingkungan. 

Selanjutnya, peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang juga menjadi perhatian Senat Italia utamanya terkait perdagangan antara kedua negara yang berlandaskan asas fair treatment.

Selain itu, kerja sama sektor pertahanan, pengembangan pariwisata dan pelestarian cagar budaya juga akan didorong untuk semakin dioptimalkan.

Pertemuan yang berlangsung dengan akrab tersebut dilaksanakan dalam bahasa Indonesia dan Italia dengan bantuan penterjemahan KBRI Roma, Agustinus Gaut.

Baca juga: Tahun Ini Korea Selatan Beri Bebas Visa untuk Indonesia tapi...

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X