Beruang Cokelat Rusak Pemakaman dan Santap 20 Jenazah

Kompas.com - 24/07/2018, 15:50 WIB
Seekor beruang cokelat. ThinkstockSeekor beruang cokelat.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Beberapa ekor beruang cokelat merusak sebuah pekuburan, membongkar makam, dan menyantap sisa-sisa jenazah.

Setidaknya dua ekor beruang terpaksa ditembak warga setelah kedua hewan itu merusak setidaknya 20 makam baru.

Sebuah video memperlihatkan kerusakan di sebuah taman pemakaman yang berjarak sekitar 8 kilometer dari kota Elizovo, wilayah terpencil Kamchatka.

Baca juga: Seekor Beruang Masuk Rumah Penduduk, Serang Nenek 71 Tahun


Sisa-sisa jenazah masih terlihat di lokasi pemakaman. Salah satu yang dirusak adalah makam seorang bayi yang baru saja meninggal dunia.

Para pemburu kini terus memantau wilayah di sekitar pemakaman karena khawatir beruang-beruang lain yang ikut merusak makam akan kembali.

Kerusakan makam itu direkam Pavel Kotaev, seorang pria yang sedang mengunjungi makam anaknya.

" Beruang itu bahkan menghancurkan pagar besi pemakaman. Setidaknya 20 makam dirusak," ujar Kotaev.

"Namun, saya tak bisa memastikan jumlah makam yang dirusak karena saya tak berani berjalan lebih jauh. Seekor beruang biasanya melindungi mangsanya dan tak akan meninggalkannya begitu saja," tambah dia.

"Saya amat beruntung, karena beruang-beruang itu nampaknya sedang tidur saat saya tiba di pemakaman," lanjut Kotaev.

Sementara itu, pejabat kota Dmitry Shchipitsyn mengatakan, sebuah tim sudah dikirim untuk menilai kerusakan yang terjadi.

"Menurut pendapat kami, penyebab beruang-beruang itu merusak makam karena petugas pemakaman melakukan pekerjaan dengan amat buruk," kata Dmitry.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X