Remaja yang Terjebak di Goa Ikut Upacara untuk Jadi Biksu Selama 9 Hari

Kompas.com - 24/07/2018, 15:47 WIB
Beberapa dari 12 remaja laki-laki di Thailand yang diselamatkan dari dalam goa Tham Luang menghadiri upacara keagamaan di sebuah kuil Buddha di Chiang Rai pada Kamis (19/7/2018). (AFP/Krit Phromsakla Na Sakolnakorn) Beberapa dari 12 remaja laki-laki di Thailand yang diselamatkan dari dalam goa Tham Luang menghadiri upacara keagamaan di sebuah kuil Buddha di Chiang Rai pada Kamis (19/7/2018). (AFP/Krit Phromsakla Na Sakolnakorn)

MAE SAI, KOMPAS.com - Sebanyak 11 remaja Thailand yang sempat terjebak di dalam goa Tham Luang kini mulai menjalani upacara untuk menjadi biksu selama 9 hari.

Diwartakan Channel News Asia, Selasa (24/7/2018), upacara tersebut disiarkan secara langsung melalui Facebook oleh otoritas setempat.

Mereka akan tinggal selama 9 hari di wihara mulai Rabu (25/7/2018), sesuai dengan janji orangtua yang bersyukur atas keselamatan mereka.

Upacara tersebut juga sebagai penghormatan terhadap salah satu penyelam yang tewas saat operasi penyelamatan berlangsung.

Baca juga: Anak-anak Tim Sepak Bola yang Terjebak di Goa akan Menjadi Biksu

"Sebanyak 11 remaja akan ditahbiskan sebagai calon biksu, sedangkan pelatih Ek (Ekapol Chanthawong) akan ditahbiskan sebagai biksu," kata Rachapol Ngamgrabuan, pejabat bagian pers provinsi Chiang Rai.

Salah satu remaja berusia 14 tahun, Adul Sam-on, tidak turut ditahbiskan karena dia beragama Kristen.

Dengan mengenakan pakaian sederhana berwarna putih, mereka menangkupkan telapak tangan dalam doa di wihara Wat Phra Doi Wao, distrik Mae Sai, provinsi Chiang Rai.

Mereka menyalakan lilin, kemudian terlihat nampan berisi manisan, buah-buahan, dan minuman manis ditempatkan di depan arca Buddha.

Bersama dengan pelatih Ek, mereka akan mencukur habis rambut pada Selasa (24/7/2018) sore menjelang upacara pentahbisan utama pada keesokan harinya.

Kepala Kantor Umat Buddha Chiang Rai, Parphun Khomjoi, anak-anak tim sepak bola "Wild Boars" itu akan tinggal sementara di biara yang berbeda.

Baca juga: Junta Thailand Bakal Awasi Ketat Pembuatan Film Tentang Penyelamatan di Goa

Kegiatan tinggal sementara di biara dan menjadi biksu ini merupakan praktik umum di negara dengan mayoritas penganut agama Buddha seperti Thailand.

Seperti diketahui, sebanyak 12 remaja laki-laki, usia 11 hingga 16 tahun, dan pelatih mereka mengunjungi kompleks goa Tham Luang pada 23 Juni 2018.

Namun, mereka terjebak di dalam goa setelah hujan lebat membuat goa terendam banjir.

Mereka bertahan hidup dengan air yang menetes dari bebatuan selama 9 hari, sebelum ditemukan dalam kondisi kurus kering di tepian berlumpur oleh penyelam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X