China Kembangkan Kapal Selam Nirawak yang Dilengkapi Kecerdasan Buatan

Kompas.com - 23/07/2018, 12:12 WIB
Sebuah kapal selam milik Angkatan Laut China saat peringatan 60 tahun berdirinya Tentara Angkatan Laut Pembebasan Rakyat pada 2009, di lepas pantai Qingdao di Provinsi Shandong. AFP / GUANG NIUSebuah kapal selam milik Angkatan Laut China saat peringatan 60 tahun berdirinya Tentara Angkatan Laut Pembebasan Rakyat pada 2009, di lepas pantai Qingdao di Provinsi Shandong.

BEIJING, KOMPAS.com - China tengah mengembangkan sebuah teknologi kapal selam nirawak yang akan dilengkapi dengan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Kapal selam tanpa awak tersebut direncanakan bakal siap beroperasi pada 2020-an.

Nantinya kapal selam akan ditujukan untuk berbagai misi, mulai dari pengintaian, pemasangan ranjau atau bahkan misi peledakan diri untuk menghancurkan kapal musuh.

Meskipun didesain sebagai kapal selam otonomatis, namun ukuran kapal selam canggih ini akan berukuran cukup besar dan dengan biaya produksi yang relatif murah.

"Meskipun tidak sampai menggantikan kapal selam yang dioperasikan manusia, namun kapal selam tanpa awak ini bakal menantang lokasi-lokasi strategis yang ditetapkan angkatan laut Barat usai Perang Dunia II."

Baca juga: Hacker China Diduga Curi Data Misil Supersonik Kapal Selam AS

"Kapal selam ini akan ditujukan terutama untuk pasukan AS di perairan strategis seperti Laut China Selatan dan Samudera Pasifik barat," kata para peneliti yang terlibat dalam proyek ini.

Melansir dari SCMP, proyek kapal selam dengan AI ini merupakan bagian dari rencana ambisius China untuk meningkatkan kekuatan angkatan lautnya.

Teknologi Masa Depan

Sebelumnya, China telah membangun fasilitas pengujuan terbesar untuk kapal nirawak di Zhuhai, Provinsi Guangdong.

Selain itu, peneliti militer juga tengah mengembangkan sistem pendukung bantuan AI untuk komandan kapal selam yang bakal membantu kapten mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X