Kompas.com - 21/07/2018, 20:06 WIB
Tentara pasukan yang setia pada Presiden Bashar al Assad terlihat berada di dekat bus yang membawa anggota kelompok pemberontak beserta keluarganya dari kamp pengungsian di Yarmouk di Damaskus, Senin (30/4/2018). AL ARABIYA/REUTERSTentara pasukan yang setia pada Presiden Bashar al Assad terlihat berada di dekat bus yang membawa anggota kelompok pemberontak beserta keluarganya dari kamp pengungsian di Yarmouk di Damaskus, Senin (30/4/2018).
|

DAMASKUS, KOMPAS.com - Berbagai jenis senjata buatan Israel ditemukan di dalam gudang senjata milik Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dua hari lalu.

Senjata-senjata itu ditemukan pasukan pemerintah Suriah di wilayah selatan provinsi Hama, dalam sebuah operasi militer untuk membersihkan sebuah ladang ranjau.

Gudang senjata yang ditemukan di kota Aqrab itu berisi bahan peledak, senapan serbu, dan pistol buatan Israel.

Baca juga: Anggota ISIS Ini Terbukti Rencanakan Aksi Penggal PM Inggris

Selain itu, ditemukan juga berbagai peralatan militer lain seperti senapan mesin Kalashnikov, peluru mortir, dan senapan sniper.

Unit teknis AD Suriah menemukan gudang senjata itu saat membersihkan kota Aqrab dari berbagai jebakan, ranjau, dan bom yang ditinggalkan ISIS.

Pekan lalu dikabarkan pasukan pemerintah Suriah juga menemukan banyak persenjataan buatan Barat di kota Daraa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak perang saudara pecah pada 2011, pemerintah Suriah sudah mencurigai adanya bantuan Israel untuk ISIS.

Sebuah laporan yang dirilis tahun lalu oleh seorang agen intelijen Irak memunculkan dugaan bahwa demi menghadapi Iran, Israel dan ISIS bisa menjadi sekutu sementara.

Tahun lalu, sebuah laporan PBB memastikan bahwa Israel memberikan bantuan senjata kepada kelompok oposisi penentang pemerintah  Suriah.

Baca juga: Jaringan ISIS di Mesir Sempat Berencana Bunuh Presiden Sisi saat Umroh

PBB menemukan bukti adanya peningkatan interaksi antara tentara Israel dan beberapa individu dari berbagai kelompok pemberontak.

Hubungan itu nampaknya lebih dari sekadar mempersenjata pasukan pemberontak. Bahkan muncul dugaan Israel juga membeli minbyak dari ISIS.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.