Kompas.com - 20/07/2018, 12:13 WIB

Laporan itu menyebut, strategi kampanye Trump lebih kompleks ketimbang Clinton dan jauh lebih baik memanfaatkan Facebook sehingga hasilnya optimal.

Baca juga: Diancam Lewat Dunia Maya, Mark Zuckerberg Sewa 16 Tukang Pukul

Namun, Facebook tidak secara terbuka memuji kampanye Trump yang menggunakan platform-nya. Hal tersebut membuat staf kampanye Trump kesal karena mereka merasa layak mendapat penghargaan lebih banyak.

"Saya yakin Facebook merupakan platform yang hebat untuk Presiden," kata direktur digital kampanye Trump pada 2016, Brad Parscale.

"Saya benar-benar kecewa karena Facebook tidak akan mengumumkan kepada dunia seberapa baik kami menggunakan platform dan kami mengubah cara periklanan Facebook yang akan berhasil di masa depan,"ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.