Kompas.com - 20/07/2018, 08:08 WIB
Bruce Lee saat membintangi film Fist of Fury. WIKIPEDIA / NATIONAL GENERAL PICTURESBruce Lee saat membintangi film Fist of Fury.

KOMPAS.com - Siapa yang tidak kenal dengan Bruce Lee? Mendengar namanya, orang akan langsung teringat pada sosok aktor yang identik dengan film laga Hong Kong.

Orang juga akan teringat pada kostum berwarna kuning serta senjata khasnya, nunchaku.

Tepat pada 20 Juli 2018 ini, adalah peringatan 45 tahun meninggalnya sang legenda aktor film laga tersebut.

Bruce Lee lahir dengan nama Lee Jun Fan, pada 27 November 1940. Anak keempat dari pasangan Lee Hoi Chuen dan Grace Ho. Lee lahir di tengah tur sang ayah di San Francisco

Lee mendapatkan nama "Bruce" tak lama setelah lahir, diberikan oleh suster yang membantu kelahirannya di rumah sakit. Namun nama itu tidak pernah dipakai oleh kedua orangtuanya.

Meski lahir di San Francisco, Lee besar di Hong Kong. Dia telah diperkenalkan dengan dunia industri hiburan sejak masih kanak-kanak karena sang ayah yang berprofesi sebagai penyanyi opera dan aktor paruh waktu.

Baca juga: 8 Fakta tentang Kecepatan Gerak Bruce Lee

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lee bahkan telah mulai muncul di film sejak masih berusia tiga bulan, sebagai pemain figuran untuk film Golden Gate Girl.

Setelahnya, Lee kerap kali diajak bermain film dengan berperan sebagai anak nakal atau anak jalanan.

Mengenal Bela Diri

Saat beranjak remaja, Lee kerap berkumpul dengan gerombolan lokal dan memutuskan mulai mempelajari bela diri kung fu untuk pertahanan diri.

Pada 1953, Lee mempelajari teknik bela diri wing chun pada seorang master bela diri terkenal, Yip Man.

Di saat yang sama, Lee juga mengambil kursus menari, yang membantunya dalam melatih gerak kaki dan juga keseimbangan. Bahkan, Lee sempat meraih juara dalam sebuah kejuaraan menari di Hong Kong pada 1958.

Masa remaja Lee juga banyak diwarnai dengan tindak kenakalan remaja seperti perkelahian jalanan sehingga tak jarang membuatnya harus berurusan dengan polisi.

Kedua orangtua Lee yang tak tahan dengan kenakalan anaknya, akhirnya memutuskan untuk mengirim Lee untuk pindah ke AS segera setelah dia berusia 18 tahun.

Baca juga: Mengenal Seni Bela Diri Andalan Bruce Lee

Selama di AS, Lee tinggal dengan keluarga temannya di Seattle. Di negara itu, Lee melanjutkan sekolah dan meneruskan pendidikan tingginya dengan mengambil jurusan filosofi dan drama di Universitas Washington.

Semasa kuliah, Lee mendapat pekerjaan sampingan sebagai pelatih bela diri dan mengajarkan wing chun kepada teman-teman dan juga masyarakat di sekitarnya.

Selama melatih inilah, Lee bertemu dengan Linda Emery, gadis yang kemudian akan menjadi istrinya. Keduanya menikah pada 1964. Dari pernikahan itu lahir dua anak yakni Brandon pada 1965 dan Shannon yang lahir pada 1969.

Setelah menikah, Lee mencoba membuka kursus bela diri sendiri. Dengan keahliannya, Lee cukup berhasil dengan kelas bela dirinya.

Bruce Lee (kanan) saat membintangi serial televisi The Green Hornet sebagai Kato.WIKIPEDIA / ABC TELEVISION Bruce Lee (kanan) saat membintangi serial televisi The Green Hornet sebagai Kato.
Tak lama kemudian mereka pindah ke Oakland, California, dan di sana dia membuka tempat kursus keduanya.

Pada masa-masa itu, Lee telah mulai mengembangkan gaya bela dirinya sendiri, yang kemudian dia beri nama jeet kundo.

Gaya bela dirinya memadukan kung fu, anggar, tinju dan filosofi. Seiring waktu, Lee pun mulai lebih sering mengajarkan jeet kundo dibandingkan bela diri tradisional.

Kembali ke Dunia Akting

Karir sebagai aktor laga dimulai setelah Lee tampil dalam sebuah kejuaraan karate di Los Angeles.

Aksinya menarik perhatian seorang produser televisi yang kemudian membawanya kembali ke dunia akting.

Lee mendapat peran dalam sebuah serial televisi The Green Hornet, yang mengisahkan seorang pahlawan dan rekannya Kato. Lee yang seorang ahli bela diri dipercaya memerankan karakter Kato.

Baca juga: Bruce Lee Bergabung dengan Heroes Evolved

Namun serial tersebut hanya bertahan sekitar satu tahun pada 1966 sebanyak 26 episode.

Selepas berakhirnya serial The Green Hornet, Lee yang kesulitan mendapatkan peran yang cocok untuk memutuskan kembali ke Hong Kong pada 1971.

Di Hong Kong, peluang Lee sebagai aktor spesialis laga lebih terbuka. Lee pun meraih sukses setelah berperan sebagai pemeran utama dalam film Fist of Fury (1971).

Film tersebut meraih ketenaran tidak hanya di Hong Kong namun juga AS.

Mendadak sukses dan terkenal, Lee memanfaatkan momen itu dengan mendirikan rumah produksinya sendiri, di mana dia menjadi penulis, sutradara sekaligus pemeran utama.

Pada 1972, Lee merilis film Return of The Dragon, yang juga meraih sukses sehingga dibuat sekuelnya setahun kemudian dengan judul Enter the Dragon (1973).

Kematian Misterius

Di tengah ketenaran dan puncak kesuksesannya, Lee meninggal dunia secara mendadak pada 20 Juli 1973, enam hari sebelum perilisan film Enter the Dragon di Hong Kong.

Publik pun dibuat bertanya-tanya dengan penyebab kematian sang aktor. Namun secara resmi diumumkan bahwa penyebab kematian Bruce Lee adalah pembengkakan otak yang disebabkan alergi obat sakit kepala.

Setelah kematiannya, Lee menjadi salah satu ikon kebudayaan populer di abad ke-20. Lee disebut-sebut telah membawa perfilman Asia ke Amerika.

Lee disemayamkan di Pemakaman Lake View di Seattle di samping makam putranya, Brandon Lee yang juga meninggal di usia muda akibat kecelakaan di lokasi syuting.

Baca juga: Idolakan Bruce Lee, Bocah 8 Tahun Ini Berlatih 4 Jam Setiap Hari



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X