Perusahaan di Jepang Ingin buat Hujan Meteor Buatan Pertama pada 2020

Kompas.com - 19/07/2018, 18:08 WIB
Foto hujan meteor Geminid di Portland, Oregon, Amerika Serikat yang diambil oleh Thomas W Earle dikutip situs web Universe Today, Rabu (23/12/2015). http://www.universetoday.com/116641/dont-miss-the-geminids-this-weekend-best-meteor-shower-of-the-year/Foto hujan meteor Geminid di Portland, Oregon, Amerika Serikat yang diambil oleh Thomas W Earle dikutip situs web Universe Today, Rabu (23/12/2015).

TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan start-up di Jepang tengah mengembangkan untuk membuat "bintang jatuh" buatan bahkan siap memberikan sebuah pertunjukkan " hujan meteor" buatan pertama di dunia.

Pertunjukkan spektakuler yang belum pernah dilakukan sebelumnya itu dijadwalkan untuk dapat disaksikan di Hiroshima pada awal 2020 mendatang.

ALE, perusahaan yang bergerak di bidang luar angkasa yang berbasis di Tokyo, sedang dalam tahap akhir dalam mengembangkan dua buah satelit mikro yang akan melepaskan bola-bola kecil di luar angkasa.

Bola-bola tersebut akan bersinar terang saat memasuki atmosfer bumi sehingga akan tampak seperti hujan meteor.

Baca juga: Kilas Balik 7 Fenomena Hujan Meteor Paling Menakjubkan pada 2017

Satelit pertama akan dilepaskan ke angkasa dengan menumpang roket yang akan diluncurkan badan antariksa Jepang pada Maret 2019 mendatang.

Sementara satelit kedua akan diluncurkan pada pertengahan 2019 dengan menggunakan roket milik perusahaan swasta.

"Kami membidik pasar di seluruh dunia karena persediaan 'bintang jatuh' kami akan berada di luar angkasa dan dapat dikirimkan ke seluruh dunia," kata Kepala Eksekutif ALE, Lena Okajima kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

Ditambahkan Okajima, masing-masing satelit nantinya akan membawa sebanyak 400 bola "bintang jatuh".

Rahasia bola tersebut dapat bersinar sepeti bintang jatuh ketika memasuki atmosfer bumi adalah berkat formula kimia yang terkandung di dalam bola-bola itu.

Menurut perusahaan, jumlah bola-bola yang tersimpan dalam satelit tersebut diperkirakan akan dapat digunakan dalam 20-30 acara, sementara satelit akan tetap berada di luar angkasa selama sekitar dua tahun.

Setelah masa operasinya habis, perusahaan sedang menjajaki agar satelit dapat dijatuhkan dan menjadi bintang jatuh raksasa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X