Dari Inggris, Balon Bayi Trump Bakal Berkeliling Dunia

Kompas.com - 18/07/2018, 17:57 WIB
Warga London beserta para aktivis mengabadikan balon bayi Trump raksasa saat diterbangkan di tengah aksi demonstrasi memprotes kunjungan Presiden AS ke Inggris, Jumat (13/7/2018). AFP / TOLGA AKMENWarga London beserta para aktivis mengabadikan balon bayi Trump raksasa saat diterbangkan di tengah aksi demonstrasi memprotes kunjungan Presiden AS ke Inggris, Jumat (13/7/2018).

LONDON, KOMPAS.com - Kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Inggris pekan lalu turut disambut aksi protes oleh ribuan warga yang menentang kehadirannya.

Meski pada akhirnya kunjungan perdana Trump selaku Presiden AS di kerajaan tersebut dapat berjalan tanpa hambatan.

Dalam rangkaian aksi protes oleh warga London tersebut, di antaranya tampak sebuah balon raksasa, berbentuk bayi yang mengenakan popok, berekspresi marah dan memegang ponsel di tangan kanannya.

Balon bayi Trump bernilai 18.000 poundsterling (sekitar Rp 338 juta) tersebut diterbangkan di dekat Gedung Parlemen London pada Jumat (13/7/2018).

Baca juga: Balon Bayi Trump Raksasa Sambut Kedatangan Presiden AS ke Inggris

Balon tersebut diterbangkan setelah sebuah petisi yang ditandatangani hingga 10.000 orang memintanya, membuat Wali Kota London Sadiq Khan akhirnya memberikan izin.

Namun ternyata setelah aksi protes tersebut usai bukan berarti akhir dari balon bayi Trump, karena balon tersebut sempat dikirim ke Edinburgh, mengikuti sang Presiden AS saat berakhir pekan di Skotlandia.

Balon bayi Trump juga sempat menghiasi konser Pearl Jam dalam festival musik O2 yang dilangsungkan di London pada Selasa (17/7/2018). Demikian diberitakan Metro.co.uk.

Selanjutnya, pada bulan November, balon tersebut akan diterbangkan ke Australia untuk mengikuti kunjungan Trump.

Bahkan, sebuah kelompok aktivis di New Jersey, bermaksud untuk mendatangkan balon yang sama ke AS dan akan dibawa ke Bedminster, tempat di mana klub golf milik Trump berada.

"Kami sepakat bahwa kami membawa Bayi Trump ke Bedminster," kata salah seorang aktivis di New Jersey, Didier Jimenez-Castro.

Namun tampaknya Jimenez tidak akan membawa balon yang sama dengan yang diterbangkan di Inggris, melainkan memesan balon baru dari pabrik pembuatnya.

Jimenez, dengan bantuan panitia lokal telah membuka penggalangan dana secara online untuk mengumpulkan uang yang dibutuhkan. Hasilnya, dalam 22 jam, target 4.500 dolar AS (sekitar Rp 64 juta) telah tercapai.

Baca juga: Balon Bayi Raksasa Bikin Trump Merasa Tak Diinginkan di London

"Kami telah menghubungi pabrik yang membuat balon dan kami akan mendapatkan balon kami pada pertengahan Agustus," kata dia dilansir The Huffington Post.

Sejumlah kelompok dari seluruh penjuru negeri juga tengah melakukan penggalangan dana untuk balon bayi Trump, di antaranya dari Silver Spring, Maryland; Austin, Texas; St. Louis, Missouri and Farmington, New Mexico.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X