Kompas.com - 18/07/2018, 14:41 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Otoritas Arab Saudi pada Senin (16/7/2018) mengeluarkan larangan untuk 47 judul video game.

Diterbitkannya pelarangan terhadap puluhan judul video game tersebut setelah terjadinya kasus dua anak yang melakukan bunuh diri setelah mendapat instruksi dari sebuah permainan online.

Melansir The New Arab, judul-judul video game yang dilarang oleh Komisi Umum Saudi untuk Media Audio Visual di antaranya adalah Grand Theft Auto V, Assasins Creed 2, dan God of War.

Tak dijelaskan secara rinci bentuk larangan yang dikeluarkan pemerintah.

Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan gadis 13 tahun yang terkait permainan media sosial "Blue Whale".

Baca juga: Tiru Adegan Video Game, Remaja Usia 15 Tahun Tikam Perempuan hingga Tewas

Permainan yang juga dikenal dengan "Blue Whale Challenge" tersebut dituduh telah memberikan instruksi berupa tantangan kepada peserta.

Namun sejumlah tantangan yang diberikan tersebut seringkali tak wajar bahkan berbahaya, seperti menyakiti diri sendiri dan menyiarkannya secara langsung, atau menonton film horor sepanjang malam.

Tantangan yang diberikan kepada para peserta dalam permainan ini akan semakin sulit dan berbahaya, hingga akhirnya sebagai tantangan terakhir, peserta akan diminta untuk bunuh diri.

Permainan "Blue Whale" ini menjadi semakin dikenal dalam beberapa tahun terakhir setelah diklaim berkaitan dengan 130 kasus bunuh diri oleh remaja Rusia yang menjadi peserta.

Kasus kematian yang diduga terkait dengan permainan ini juga dilaporkan terjadi di AS, India, Inggris dan Uni Emirat Arab.

Meski demikian beberapa orang menyebut kisah seputar permainan ini hanya sekadar tipuan belaka.

Pencipta permainan Blue Whale, Philipp Budeikin asal Rusia telah ditahan dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada tahun lalu karena menghasut untuk bunuh diri.

Budeikin, yang berusia 22 tahun, mengakui kejahatannya dengan menyebut tindakannya hanya sebagai bentuk pembersihan masyarakat dari para korban permainan yang disebutnya sebagai sampah biologis.

Baca juga: Karena Stik Video Game, Bocah di AS Tembak Kepala Kakaknya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.