Kompas.com - 17/07/2018, 16:05 WIB
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Lima anak laki-laki berusia antara sembilan hingga 14 tahun memperkosa seorang anak perempuan berusia delapan tahun usai menonton film porno di telepon genggam.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di wilayah Sahaspur, kota Dehradun, negara bagia Uttarakhan di kaki pegunungan Himalaya, India.

Sekelompok anak laki-laki itu membujuk anak perempuan tersebut ke rumah seorang teman mereka sebelum memperkosanya.

Baca juga: Ibu 2 Anak di India Diperkosa dan Dibakar

Menurut kepolisian setempat, pemerkosaan itu terjadi dua hari setelah para bocah laki-laki itu menonton film porno lewat telepon genggam.

"Anak-anak itu mengincar bocah perempuan tersebut setelah mengetahui dia tinggal sendirian di rumahnya," kata kepala kepolisian Sahaspur, Naresh Rathore kepada harian The Times of India.

"Mereka sudah merencanakannya beberapa hari sebelumnya," lanjut Rathore.

Para bocah laki-laki itu tinggal di daerah yang sama dengan sang korban. Mereka berhasil membujuk anak perempuan itu untuk pergi bersama saat dia tengah bermain di luar rumah.

Polisi mengatakan, kelima anak laki-laki itu sudah ditangkap pada Minggu (15/7/2018). Mereka semua dijerat Undang-undang perlindungan anak dari serangan seksual.

Kelima anak laki-laki itu untuk sementara dititipkan ke sebuah panti rehabilitasi sambil menunggu berakhirnya penyelidikan kasus ini.

Baca juga: Kasus Perkosaan di India Semakin Sadis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.