Kompas.com - 17/07/2018, 14:32 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah India meminta inspeksi segera terhadap seluruh panti asuhan yang didirikan oleh tokoh peraih Nobel Perdamaian, Bunda Teresa.

Diwartakan AFP, Selasa (17/7/2018), pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul penangkapan seorang biarawati atas tuduhan penjualan bayi.

Pada awal bulan ini, polisi India menahan seorang biarawati dan pekerja di salah satu panti asuhan organisasi Misionaris Cinta Kasih di Ranchi, ibu kota negara bagian Jharkand.

Penangkapan mereka terkait dengan tudingan penjualan lima balita yang bernilai ratusan ribu rupee.

Baca juga: Lembaga Amal Bunda Teresa Sesalkan Biarawati yang Diduga Jual Bayi

Menteri Perkembangan Perempuan dan Anak India Maneka Gandhi mengatakan, pemeriksaan tersebut diserahkan kepada pemerintah negara bagian.

"Pusat telah menginstruksikan semua negara bagian agar panti asuhan yang dikelola oleh Misionaris Cinta Kasih di seluruh negeri diperiksa segera," katanya, seperti dikutip dari India Today.

Dia juga meminta seluruh institusi pengasuhan anak harus terdaftar dan terhubung dengan otoritas pusat adopsi hingga bulan depan.

Adopsi ilegal merupakan bisnis besar di India, dengan lebih dari 100.000 anak yang dilaporkan hilang setiap tahun. Banyak bayi yang diserahkan oleh orangtua dari keluarga sangat miskin.

Selain itu, banyak juga yang diculik dari rumah sakit dan stasiun kereta api.

Pada Desember tahun lalu, Mahkamah Agung memerintahkan pendaftaran wajib bagi semua lembaga pengasuhan anak dan pengelolaan asuh anak-anak yatim piatu di bawah sistem adopsi pusat.

Baca juga: Karyawan Lembaga Amal Bunda Teresa di India Terlibat Penjualan Bayi

Sejak perintah tersebut, sekitar 2.300 lembaga pengasuhan anak telah terhubung dengan otoritas adopsi pusat. Namun sekitar 4.000 lembaga masih menunggu persetujuan.

Sebagai buntut dari skandal penjualan bayi, Misionaris Cinta Kasih memastikan insiden serupa tidak pernah terulang lagi.

Badan amal ini didirikan pada 1946 oleh Bunda Teresa. Dia merupakan simbol cinta kasih global yang dikanonisasi oleh Vatikan sebagai orang kudus, setelah kematiannya pada 1997.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.