Pemain Tim Sepak Bola di Gaza Ini Didominasi Korban Perang yang Diamputasi

Kompas.com - 16/07/2018, 23:01 WIB
Anggota tim sepak bola amputasi Palestina berlatih menggunakan kruk. AFP / MAHMUD HAMSAnggota tim sepak bola amputasi Palestina berlatih menggunakan kruk.

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Sebuah tim sepakbola di kota Deir el-Balah, Gaza, ini memiliki pemain yang tidak biasa. Hampir seluruhnya memiliki satu kaki karena telah diamputasi akibat perang.

Pemain tim sepak bola kota Deir el-Balah tersebut tampak mengenakan kaus berwarna oranye saat berlatih di lapangan di Jalur Gaza.

Walaupun harus mengenakan kruk untuk berjalan, mereka tetap berusaha agar dapat bergerak lincah melewati rintangan.

Salah satu anggota tim sepak bola tersebut adalah Islam Amum, yang berusia 27 tahun. Dia yang dulunya seorang kiper, harus kehilangan satu kakinya akibat serangan udara Israel saat Perang Gaza pada 2014.


"Saat ini saya bisa kembali bermain bola,"kata Amum.

Baca juga: Amputasi Kaki Tak Halangi Niat Candra Dirikan Sekolah Bola

Melansir dari AFP, ada sebanyak 15 pemain yang bergabung dalam tim sepak bola amputasi tersebut. Para pemainnya beragam dari usia 16 hingga 40 tahun. Mereka berlatih seminggu sekali setiap Senin sore.

Mohammed Juifel (21), anggota tim lainnya, mengatakan mereka bermain sepak bola agar memperlihatkan kepada semua orang bahwa orang cacat tetap menjadi bagian dari masyarakat, termasuk dalam sepak bola.

Berbeda dengan Amum, Juifel kehilangan kaki kanannya yang diamputasi setelah mengalami kecelakaan mobil saat masih berusia 13 tahun.

Seorang anggota tim lainnya, Abd Al-Majid (25), memiliki satu tangan dan berposisi sebagai kiper. Dia kehilangan satu tangannya karena ledakan bom Israel.

"Latihannya cukup berat namun menyenangkan. Saya merasa seperti seorang kiper yang benar-benar bisa bertanding," ujarnya.

Keberadaan tim sepak bola amputasi tersebut tak lepas dari peran salah seorang anggota parlemen Palestina, yang juga adalah kepala Asosiasi Sepak Bola Amputasi, Fuad Abu Ghaliun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X