Sukses Gelar Piala Dunia, Popularitas Putin Justru Merosot

Kompas.com - 16/07/2018, 19:33 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic sesaat sebelum penyerahan piala untuk Perancis yang menjuarai Piala Dunia 2018. AFP/JEWEL SAMADPresiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic sesaat sebelum penyerahan piala untuk Perancis yang menjuarai Piala Dunia 2018.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Salah satu yang menjadi sorotan dalam final Piala Dunia 2018 pada Minggu (15/7/2018) adalah Presiden Rusia Vladimir Putin yang duduk di sebelah Presiden FIFA Giannia Infantino di ruangan VIP Stadion Luzhniki, Moskwa.

Putin terlihat amat puas karena Rusia sukses menggelar perhelatan empat tahunan itu dan ratusan ribu penggemar sepak bola mendapatkan citra positif negeri Beruang Merah itu.

Anehnya, di saat Rusia sukses dengan hajatannya itu, popularitas Presiden Putin justru menurun di antara warga Rusia.

Baca juga: Putin: Rusia Gagalkan 25 Juta Serangan Hacker Selama Piala Dunia

Sebuah jajak pendapat terbaru yang digelar sebuah badan pemerintah menunjukkan tingkat kepercayaan rakyat terhadap Putin berada di level 66 persen.

Angka ini menurun cukup signifikan sebab saat memenangkan pemilu pada Maret lalu, popularitas Putin mencapai 77 persen.

Banyak kalangan yakin menurunnya angka popularitas ini disebabkan keputusan Putin meningkatkan usia pensiun sehari sebelum Piala Dunia dibuka.

Setelah berkuasa selama dua dekade, Putin dan Rusia seolah tak terpisahkan. Bahkan banyak yang menganggap jika suatu hal baik untuk Putin maka hal itu baik bagi Rusia.

Namun, kali ini anggapan tersebut tidak terbukti.

"Salah satu fungsi turnamen ini adalah menegaskan konsep kaitan Putin dan Rusia tetapi sekarang arahnya justru berubah," kata seorang pengamat politik Andrei Kolesnikov lewat tulisannya di harian Vedomosti.

Putin hadir di laga pembukaan tetapi absen saat Rusia mengalahkan Spanyol di babak 16 besar dan saat kalah di perempat final dari Kroasia di Sochi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X