Putin: Rusia Gagalkan 25 Juta Serangan "Hacker" Selama Piala Dunia

Kompas.com - 16/07/2018, 15:06 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menjabat tangan kapten timnas Kroasia Luca Modric sesaat sebelum penyerahan medali usai laga final Piala Dunia 2018. Terlihat di podium, Presiden Perancis Emmanuel Macron. AFP/KIRILL KUDRYAVTSEVPresiden Rusia Vladimir Putin menjabat tangan kapten timnas Kroasia Luca Modric sesaat sebelum penyerahan medali usai laga final Piala Dunia 2018. Terlihat di podium, Presiden Perancis Emmanuel Macron.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan, negeri itu mendapat 25 juta kali serangan siber terhadap sistem dan infrastruktur informasi selama perhelatan Piala Dunia 2018.

"Sepanjang pergelatan Piala Dunia, kami menggagalkan 25 juta percobaan serangan siber dan aktivitas lain yang mencoba menyerang infrastruktur informasi Rusia," kata Putin, Minggu (15/7/2018).

Berbicara dalam sebuah pertemuan yang membahas pengamanan Piala Dunia, Putin mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap perwakilan penegak hukum dari 34 negara yang membantu terjaminnya keamanan sepanjang turnamen besar itu.

Baca juga: Presiden Kroasia: Pertemuan Trump-Putin Kunci Perdamaian Dunia

Menjelang perhelatan Piala Dunia, aparat keamanan Rusia harus melakukan pemeriksaan latar belakang terhadap lebih dari dua juta orang mulai dari pekerja konstruksi hingga sukarelawan.

Putih melanjutkan, aparat keamanan Rusia juga terus menerus memeriksa semua lokasi pertandingan dari kemungkinan ancaman radiasi, senjata biologi dan kimia, serta bahan peledak.

Terkait perhelatan Piala Dunia 2018 yang berakhir dengan keberhasilan Perancis menjadi juara dunia untuk keduakalinya, Putin juga mengungkapkanrasa terima kasih terhadap para penggemar sepak bola.

"Sejumlah penggemar sepak bola amat emosional tetapi mereka amat bertanggung jawab. Saya bahkan amat terkejut melihat semua ini," kata Putin usai menyaksikan pertandingan final.

"Saya amat berterima kasih kepada mereka, terutama terhadap sikap mereka di sepanjang turnamen ini," tambah Putin.

Baca juga: Bakal Bertemu Putin, Trump Tidak Berharap Banyak

Lebih jauh, Putin menjanjikan peraturan visa yang fleksibel bagi para penggemar sepak bola yang sudah "jatuh cinta kepada Rusia".

Putin juga menjanjikan semua penggemar sepak bola yang memiliki tanda pengenal Piala Dunia 2018 bebas menjelajah Rusia hingga akhir tahun ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X