Kompas.com - 16/07/2018, 13:46 WIB
Mantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.
AFP/MOHD RASFANMantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mencabut gugatan terhadap tiga penyidik utama terkait skandal korupsi di perusahaan 1Malaysia Development Bhd (1MDB).

Dia menarik tuntutan hukumnya terhadap pimpinan Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) Mohd Shukri Abdull, Kepala Divisi Kejahatan Komersial (CCID) Amar Singh, dan Jaksa Agung Tommy Thomas.

Sebelumnya, Najib mengajukan gugatan tersebut pada 30 Juni 2018.

Baca juga: Donasi Rp 1,7 Miliar Terkumpul untuk Bayar Uang Jaminan Najib Razak

Diwartakan The Star Online, Senin (16/7/2018), pengacara Najib, Hisyam Abdullah, mengonfirmasi laporan tentang pencabutan gugatan itu.

Dia mengatakan, tuntutan diajukan sebelum Najib didakwa oleh Pengadilan Tinggi atas tiga tuduhan pelanggaran kriminal tentang kepercayaan dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

"Kami perlu meluruskan kembali kasus ini karena skenario telah berubah," katanya.

Terkait gugatan terhadap Mohd Shukri, Najib mengklaim ketua KPK Malaysia itu telah mengambil kesimpulan secara prematur dalam konferensi pers mengenai aliran dana dari anak perusahaan 1MDB.

Seperti diketahui, Najib dijerat hukum karena menerima dana senilai 42 juta ringgit atau sekitar Rp 149 miliar dari perusahaan SRC International Sdn Bhd.

Najib menilai pernyataan yang dibuat oleh Mohd Shukri selama konferensi pers itu dilakukan secara emosional dan penuh dendam, selain menggambarkan dirinya sebagai orang bersalah.

Terkait Amar Singh, Najib menyatakan kepala polisi itu bertanggung jawab dalam memimpin penggeledahan yang dilakukan pihak berwenang di kediaman anak-anaknya.

Baca juga: Najib: Sidang adalah Kesempatan untuk Membersihkan Nama Saya

Melansir dari Straits Times, penasihat federal senior Alice Loka juga mengonfirmasi penarikan gugatan yang diajukan Najib kepada tiga penyidik utama.

"Mereka telah mencabut gugatan dengan kebebasan untuk mengajukan kembali," ucapnya.

Dia menambahkan, Pengadilan Tinggi juga sudah memberikan persetujuan terhadap penarikan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X