Korban Tewas Bom Bunuh Diri ISIS di Pakistan Bertambah Jadi 149 Orang

Kompas.com - 16/07/2018, 11:40 WIB
Kepolisian lokal di Mastung, Pakistan, berkumpul menyusul sebuah ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 128 orang Jumat (13/7/2018). AFP/BANARAS KHANKepolisian lokal di Mastung, Pakistan, berkumpul menyusul sebuah ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 128 orang Jumat (13/7/2018).

MASTUNG, KOMPAS.com - Jumlah total korban tewas pada serangan bom bunuh diri yang mengguncang Pakistan pada Jumat lalu mencapai 149 orang.

Diwartakan AFP pada Minggu (15/7/2018), ledakan bom tersebut menjadi serangan paling mematikan dalam sejarah Pakistan.

Bom bunuh diri yang diklaim oleh Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) dalam rangkaian terakhir serangan bom di berbagai acara kampanye, jelang pemilihan umum nasional pada 25 Juli 2018.

Bom pada Jumat lalu menyerang kampanye politisi daerah Siraj Raisani yang sedang berpidato di depan pendukungnya di distrik Mastung.


Baca juga: Bom Bunuh Diri ISIS Serang Kampanye di Pakistan, 128 Orang Tewas

Raisani juga merupakan salah satu korban tewas. Selain itu, 9 anak usia 6 hingga 11 tahun turut kehilangan nyawa dalam insiden tersebut.

Pejabat pemerintah senior Qaim Lashari mengatakan, sebanyak 70 orang masih menerima perawatan di rumah sakit, sementara lima di antaranya kritis.

Pihak berwenang akan menerbitkan iklan di surat kabar lokal pada Senin (15/7/2018) untuk mencari informasi mengenai jenazah yang dibawa pulang langsung dan dikubur tanpa melapor pada polisi.

"Kami berusaha sebaik mungkin untuk memastikan kepastian data dari mereka yang tewas dalam ledakan itu," katanya.

Ledakan bom pada Jumat lalu itu terjadi beberapa jam setelah bom lain menyerang kampanye politik di Bannu dan menewaskan empat orang.

Bom lainnya juga mengguncang acara kampanye di Peshawar pada Selasa (10/7/2018). Sebanyak 22 orang tewas dalam serangan tersebut.

Politisi sekaligus kandidat dari Partai Nasional Awami (ANP) Harron Bilour meninggal pada ledakan bom bunuh diri itu.

Baca juga: Kampanye Partai Penentang Taliban Diserang Bom Bunuh Diri

Kota Peshawar sudah lama menjadi target militan karena paling berani menentang kelompok ekstremis seperti Taliban.

Haroon Bilour berasal dari keluarga politisi terkemuka di Peshawar. Dia mencalonkan diri sebagai dewan perwakilan provinsi.

Ayah Bilour, Bashir Ahmad Bilour, merupakan seorang politikus penting dan pernah menjabat menteri provinsi senior. Dia tewas dalam serangan bunuh diri oleh Taliban pada 2013.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Internasional
Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X