Mengenal Presiden Kroasia yang Curi Perhatian di Final Piala Dunia

Kompas.com - 16/07/2018, 08:47 WIB
Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berada di Stadion Luzhniki di Moskwa, Rusia, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen) Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berada di Stadion Luzhniki di Moskwa, Rusia, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen)

MOSKWA, KOMPAS.com — Final Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskwa, Minggu (15/7/2018), turut disaksikan oleh masing-masing pemimpin negara yang bertanding.

Selain Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic juga menghadiri laga pamungkas dari pesta olahraga terbesar dunia tersebut.

Grabar-Kitarovic terlihat begitu menikmati jalannya pertandingan sehingga tidak dapat menyembunyikan ekspresi bahagianya saat pemain Kroasia menjebol gawang lawan.

Dengan mengenakan seragam tim nasional Kroasia, perempuan berusia 50 tahun itu tetap bangga meski timnya dikalahkan oleh Perancis.

Baca juga: Meski Kalah, Dalic Sebut Laga Final Jadi Penampilan Terbaik Kroasia

Lalu, bagaimana sepak terjang Grabar-Kitarovic sehingga dapat memimpin negara dengan luas 56.594 km per segi itu?

The Sun mewartakan, Grabar-Kitarovic lahir pada 29 April 1968 di Rijeka, bagian Kroasia di Yugoslavia.

Dia pernah ikut program pertukaran pelajar saat masih bersekolah dan menghabiskan satu tahun di SMA Los Alamos di New Mexico.

Kemudian, dia melanjutkan studinya di Zagreb, Vienna, Washington DC, dan Havard, sebelum akhirnya menyelesaikan studi doktornya di negara asalnya pada tiga tahun lalu.

Grabar-Kitarovic fasih berbahasa Kroasia, Inggris, Spanyol, dan Portugal. Dia juga dapat memahami bahasa Jerman, Perancis, dan Italia.

Melihat sosoknya, beberapa penggemar sepak bola salah mengira dirinya sebagai model Coco Austin dan bintang porno asal Amerika Serikat Diamond Foxxx.

Baca juga: Rakitic Akui Perancis Pantas Menang atas Kroasia

Pemain tim sepak bola Kroasia Luka Modric mendapat pelukan dari Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic di Piala Dunia 2018 Rusia di Stadion Luzhniki, di Moskwa, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen) Pemain tim sepak bola Kroasia Luka Modric mendapat pelukan dari Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic di Piala Dunia 2018 Rusia di Stadion Luzhniki, di Moskwa, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen)
Dia menjadi presiden keempat Kroasia pada Februari 2015, sekaligus perempuan pertama yang menjadi presiden Kroasia.

Sebelum menjadi orang nomor satu di negaranya, dia telah memegang beberapa posisi sejak bergabung dengan Uni Demokrat Kroasia (HDZ) pada 1993.

Dia memulai kariernya di HDZ sebagai penasihat untuk Kementerian Luar Negeri.

Grabar-Kitarovic pernah bekerja sebagai Duta Besar Kroasia untuk Amerika Serikat dan sebagai Asisten Sekretaris Jenderal NATO sebelum terpilih dengan mengalahkan kepala negara saat itu, Ivo Josipovic.

Dia menikah dengan Jakov Kitarovic pada 1996 dan memiliki dua orang anak.

Putrinya yang berusia 17 tahun, Katarina, merupakan juara kejuaraan nasional skater yunior. Putra keduanya bernama Luka, lahir pada 2003.

Baca juga: Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Kembali ke hasil pertandingan Final Piala Dunia 2018, kendati timnas Kroasia kalah dari Perancis, dia tetap mengapresiasi para pemain.

Dia terlihat duduk di kursi VIP di samping Presiden Rusia Vladimir Putin dan Macron. Saat turun ke lapangan usai laga berakhir, dia memeluk kapten timnas Kroasia Luka Modric.

Grabar-Kitarovic kerap terlihat menghadiri tribune stadion untuk menyaksikan perjalanan timnya ke final. Dia juga memenangkan hati penggemar atas dukungan semangatnya kepada tim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X