Mengenal Presiden Kroasia yang Curi Perhatian di Final Piala Dunia

Kompas.com - 16/07/2018, 08:47 WIB
Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berada di Stadion Luzhniki di Moskwa, Rusia, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen) Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berada di Stadion Luzhniki di Moskwa, Rusia, Minggu (15/7/2018). (AFP/Odd Andersen)

Dia memulai kariernya di HDZ sebagai penasihat untuk Kementerian Luar Negeri.

Grabar-Kitarovic pernah bekerja sebagai Duta Besar Kroasia untuk Amerika Serikat dan sebagai Asisten Sekretaris Jenderal NATO sebelum terpilih dengan mengalahkan kepala negara saat itu, Ivo Josipovic.

Dia menikah dengan Jakov Kitarovic pada 1996 dan memiliki dua orang anak.

Putrinya yang berusia 17 tahun, Katarina, merupakan juara kejuaraan nasional skater yunior. Putra keduanya bernama Luka, lahir pada 2003.

Baca juga: Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Kembali ke hasil pertandingan Final Piala Dunia 2018, kendati timnas Kroasia kalah dari Perancis, dia tetap mengapresiasi para pemain.

Dia terlihat duduk di kursi VIP di samping Presiden Rusia Vladimir Putin dan Macron. Saat turun ke lapangan usai laga berakhir, dia memeluk kapten timnas Kroasia Luka Modric.

Grabar-Kitarovic kerap terlihat menghadiri tribune stadion untuk menyaksikan perjalanan timnya ke final. Dia juga memenangkan hati penggemar atas dukungan semangatnya kepada tim.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X