Kompas.com - 15/07/2018, 12:41 WIB

ONTARIO, KOMPAS.com - Seorang pria asal Kanada iseng menjual satu paket burger keju dengan kentang goreng di sebuah situs lelang online. Namun yang tak biasa, burger tersebut dibelinya pada 2012 lalu.

Pria bernama Dave Alexander tersebut, seorang petani di Ontario, membeli burger keju tersebut dari restoran burger ternama pada 7 Juni 2012.

Kemudian pada Kamis (12/7/2018) lalu, dia mencoba menjual kembali burger itu lewat situs lelang onlie dengan harga awal 29 dolar AS (sekitar Rp 400.000).

Sehari berselang, Alexander telah mendapat tawaran hingga 150 dolar AS atau sekitar Rp 2,1 juta.

Namun demikian, tak lama kemudian pihak situs lelang menghapus laman penjualan burger tersebut karena dianggap melanggar kebijakan yang berlaku.

Baca juga: Janjikan Burger Gratis ke Wanita yang Dihamili Pesepak Bola, Burger King Dikecam

Melansir dari New York Post, Alexander mengaku sengaja membeli burger keju itu untuk eksperimennya.

"Saya mendengar rumor tentang burger keju dari restoran tersebut yang tidak akan berubah menjadi buruk," kata dia kepada media lokal.

"Kami sekeluarga tinggal di ladang dan di sini semua yang kami tanam secara wajar akan membusuk seiring waktu, sehingga saya pikir rumor soal burger itu hanya mitos belaka," tambahnya.

Sejak membelinya, Alexander hanya menyimpan burger itu di rak di ruangannya dan menurutnya, hingga enam tahun berlalu burger itu masih terlihat baik.

"Kentang gorengnya terlihat hampir tidak berubah, seperti baru dibeli pagi ini. Sedangkan daging hamburgernya sedikit menghitam. Rotinya sudah mengeras tapi dari tampilannya juga tidak banyak berubah," tambahnya.

Setelah merasa puas dengan hasil eksperimennya selama enam tahun, Alexander memutuskan untuk mencoba menjualnya ke situs lelang daripada hanya membuangnya ke tempat sampah.

Saat menawarkanya melalui situs lelang, Alexander mengaku banyak mendapat pertanyaan tentang burger keju yang dijualnya.

Baca juga: Burger Mewah Ini Khusus untuk Orang Dewasa, Seperti Apa Rasanya?

"Kebanyakan bertanya kepada saya apakah burger itu masih bisa dimakan. Saya menjawab kepada mereka untuk tidak mencoba memakannya meskipun dari tampilan seperti tidak berubah."

"Selama enam tahun di rak burger ini sudah banyak terkena debu. Sudah tentu burger ini tidak untuk dimakan," ujar dia.

Semula Alexander hanya membuka lelang selama sepekan, namun setelah pihak situs menutup laman penjualannya dia pun tidak bisa berbuat banyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.