Kompas.com - 14/07/2018, 16:01 WIB
Ribuan warga Perancis merayakan keberhasilan negeri itu lolos ke final Piala Dunia 2018 di depan Arc de Triomphe di Champs Elysees,Paris pada 10 Juli 2018. AFP/LUCAS BARIOULETRibuan warga Perancis merayakan keberhasilan negeri itu lolos ke final Piala Dunia 2018 di depan Arc de Triomphe di Champs Elysees,Paris pada 10 Juli 2018.
|

PARIS, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis mengerahkan 110.000 personel kepolisian untuk mengamankan dua peristiwa penting di akhir pekan yaitu Hari Bastille dan Final Piala Dunia 2018.

Hari Bastille, peringatan awal Revolusi Perancis biasanya diwarnai parade militer digelar pada Sabtu (14/7/2018).

Keramaian itu masih berlanjut dengan final Piala Dunia 2018 yang digelar Minggu (15/8/2018) yang biasanya disertai kegiatan nonton bareng di berbagai lokasi.

Di Paris saja, sebanyak 12.000 polisi, 1.600 tentara, dan 3.000 petugas SAR disiapkan. Demikian disampaikan kepala kepolisian Paris Michel Delpuech.

Baca juga: Bendera Milik Suporter Tim Perancis Picu Pemadaman Listrik Total

Apalagi diperkirakan tak kurang dari 90.000 orang akan berada di sekitar Menara Eiffel untuk menyaksikan final Piala Dunia lewat layar raksasa.

"Kami tidak pernah mengalami keramaian semacam ini sebelumnya," kata Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb.

Berbarengannya perhelatan Hari Bastille dan final Piala Dunia ini membuat upaya pengamanan di negeri yang masih dalam kondisi siaga satu usai serangkaian serangan teror itu semakin rumit.

Kenangan serangan truk pada 2016 di kota Nice yang menewaskan 86 orang dan melukai 458 orang lainnya yang sedang merayakan Hari Bastille masih segar dalam ingatan warga Perancis.

Setahun sebelumnya, para simpatisan ISIS melakukan serangan simultan di delapan lokasi di kota Paris, termasuk Stadion Stade de France, yang menewaskan 130 orang.

"Semua langkah sudah dilakukan sehingga warga Perancis bisa merayakan keramaian ini dengan perasaan aman, meski ancaman teroris tetap ada," tambah Collomb.

Halaman:


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X