Terpidana Kasus Paedofilia Tewas Dihajar Sesama Narapidana

Kompas.com - 14/07/2018, 11:33 WIB
Ilustrasi penjara. .Ilustrasi penjara.
|

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Paedofilia kemungkinan besar merupakan kejahatan yang amat dibenci bahkan oleh para penjahat sekalipun.

Anggapan itu bisa jadi benar setelah seorang terpidana kasus paedofilia tewas dihajar sesama narapidana hanya lima hari setelah masuk ke lembaga pemasyarakatan.

Agustin Duran (66) seharusnya menjalani hukuman penjara selama 55 tahun akibat pelecehan seksual terhadap seorang anak di bawah usia 14 tahun.

Baca juga: Narapidana Paedofil Tewas Dibunuh Rekan Satu Selnya

Duran harus menjalani masa hukumanya di LP Wasco, California. Namun, pada hari kelima di penjara tepatnya pada Sabtu pekan lalu seorang narapidana menghajarnya hingga babak belur.

Andres Ayon (19), nama narapidana itu, awalnya menghajar wajah dan dada Duran di ruangan tempat seluruh penghuni LP Wasco berkumpul di siang hari.

Narapidana remaja itu terus menghajar Duran hingga para sipir datang melerai dan menyemprotkan cairan merica untuk menghentikan kekerasan itu.

Pihak pengelola penjara kemudian menerbangkan Duran ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah serangan itu.

Ayon sendiri kemudian diringkus dan dirawat karena mengalami luka ringan. Dia kemudian dipisahkan dari narapidana lain sembari menunggu hasil investigasi.

Ayon dikirim ke penjara itu pada 22 Juni untuk menjalani masa hukuman selama enam tahun untuk perampokan tingkat kedua dan penggunaan senjata mematikan.

Baca juga: Pakistan Berencana Hukum Mati Paedofil di Muka Publik

LP Wasco menerapkan evaluasi fisik dan mental untuk para narapidana baru demi memastikan level keamanan, program yang dibutuhkan, dan penempatan yang tepat.

Lembaga pemasyarakatan ini dibuka pada 1991 dan kini menampung 4.900 narapidana dengan mempekerjakan sekitar 1.500 staf.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X