Siswi Ini Mengaku Berulang Kali Diperkosa Guru dan Teman-temannya

Kompas.com - 13/07/2018, 16:36 WIB
Ilustrasi korban perkosaan. ShutterstockIlustrasi korban perkosaan.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh orang ditangkap di India awal pekan ini setelah seorang remaja perempuan berusia 15 tahun mengaku diperkosa berulang kali oleh 19 orang selama enam bulan terakhir.

Perwira di markas polisi Ekma, negara bagian Bihar, India mengatakan, menurut pengakuan korban dari ke-19 orang itu, 16 di antara mereka masih di bawah umur.

"Korban mengaku awalnya diperkosa sekelompok tiga atau empat anak laki-laki," kata Kumar kepada CNN.

"Kemudian, anak-anak lain mengetahui hal tersebut dan mengancam akan menyebarkannya. Anak-anak lain itu kemudian memperkosanya juga," tambah Kumar.

Baca juga: Meski Trauma, Korban Perkosaan India Tunjukkan Kebesaran Hati

Kumar menambahkan, korban yang tak disebutkan identitasnya itu melaporkan kasus ini pada 6 Juli lalu.

Sebagai langkah lanjutan dari pelaporan itu, polisi sudah menangkap kepala sekolah, dua guru, dan empat orang siswa.

"Kami masih melakukan investigasi. Kami akan meminta surat perintah pengadilan untuk melakukan penggeledahan demi menangkap pelaku yang tersisa," kata wakil inspektur kepolisian distrik Saran, Vijay Kumar Verma.

Sejauh ini, para tersangka masih membantah semua tuduhan yang dijeratkan kepada mereka.

"Mereka mengatakan tidak bersalah dan tidak pernah melakukan pemerkosaan," ujar Kumar.

Kasus ini merupakan yang terbaru dari serangkaian kasus pemerkosaan yang menimpa anak-anak di India.

Halaman:


Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X