China Tangkap 540 Tersangka Pelaku Judi "Online"

Kompas.com - 12/07/2018, 20:09 WIB
Judi sepak bola.Thinkstock Judi sepak bola.

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China melakukan operasi untuk membasmi praktik judi sepak bola online yang marak selama perhelatan Piala Dunia 2018.

Media pemerintah mengatakan, sejauh ini aparat keamanan sudah menangkap lebih dari 540 tersangka dalam praktik yang melibatkan uang setidaknya 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 21,5 triliun.

"Para tersangka memiliki kaitan dengan lebih dari 20 geng. Polisi juga menyita server, komputer, telepon genggam milik mereka," demikian pernyaraan kepolisian Guangdong kepada kantor berita Xinhua, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Kecanduan Judi Online, Bocah di Inggris Habiskan Rp 1,4 Miliar


Xinhua menambahkan, sebanyak 70 aplikasi telepon genggam dan  situsweb serta 250 grup "chatting" online juga ditutup.

Pada Mei lalu, kepolisian China membongkar sebuah praktik judi online yang menggunakan bitcoin dan sudah memiliki 330.000 anggota hanya dalam delapan bulan.

Saat itu polisi menangkap enam orang tokoh utama kelompok ini, membekukan aset bernilai 750.000 dolar AS, dan menyita uang virtual bernilai hingga 1,5 juta dolar AS.

Meski secara teknis judi merupakan  tindakan ilegal di China, tetapi di sisi lain terdapat banyak kios lotere yang dikelola pemerintah.

Kios-kios ini dikendalikan Badan Olahraga China yang menggunakan cara ini untuk menggalang dana yang akan digunakan untuk membangun stadion atau membiayai pelatihan atlet-atlet masa depan negeri itu.

Baca juga: Ketagihan Judi Online, Seorang Pria Curi Motor Teman-temannya

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X