Spanduk Berbunyi "Filipina Provinsi China" Muncul di Manila

Kompas.com - 12/07/2018, 18:14 WIB
Pulau Thitu atau Pagasa di Laut China Selatan, yang dikuasai Filipina, namun dalam sengketa dengan China.AMTI CSIS Pulau Thitu atau Pagasa di Laut China Selatan, yang dikuasai Filipina, namun dalam sengketa dengan China.

MANILA, KOMPAS.com - Sebuah spanduk yang menyebut Filipina sebagai salah satu provinsi China secara misterius muncul di beberapa jembatan di Manila, Kamis (12/7/2018).

Kemunculan spanduk-spanduk misterius yang bertepatan dengan peringatakan tahun kedua kemenangan Filipina terhadap China dalam sebuah sengketa itu, memicu kemarahan di media sosial.

Istilah "provinsi China" atau " Laut China Selatan" menjadi populer di Twitter dan menuai banyak komentar serta kecaman di Facebook.

Baca juga: Tangkal China, Perancis Bakal Tingkatkan Militer di Laut China Selatan

Juru bicara pemerintah Filipina, Harry Roque menyebut kemunculan spanduk-spanduk itu amat "absurd".

"Pelaku pemasangan spanduk ini pasti musuh-musuh pemerintah," ujar Roque.

Sejauh ini belum ada kelompok yang bertanggung jawab terkait kemunculan spanduk-spanduk misterius yang setidaknya terlihat di lima lokasi itu.

Dua tahun lalu, Pengadilan Arbitrasi Internasional di Den Haag, Belanda memutuskan China tidak memiliki hak untuk mengakui seluruh wilayah Laut China Selatan.

Alhasil, China telah melanggar kedaulatan Filipina karena mencegah para nelayan negeri itu mencari ikan di perairan tersebut dan mendirikan pulau buatan di zona ekonomi eksklusif Filipina.

Kedua negara memiliki sejarah panjang terkait sengketa kedaulatan maritim di Laut China Selatan.

Baca juga: 2 Pesawat Pembom AS Terbang di Kawasan Laut China Selatan

Namun, di bawah pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte yang mulai berkuasa dua pekan sebelum keputusan pengadilan arbitrase itu, Manila mencoba memperbaiki hubungan karena menginginkan investasi, perdagangan, dan pinjaman dari China.

Beberapa kali Duterte memuji Presiden China Xi Jinping dan pada Februari lalu Duterte dihujani kecaman karena bergurau menawarkan agar Filipina menjadi provinsi China.




Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X