VIDEO: Detik-detik Kemenangan Zohri di Kejuaraan Dunia 100 Meter Atletik

Kompas.com - 12/07/2018, 10:42 WIB
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (tengah) bersama dua atlet AS, Anthony Schwartz  dan Eric Harrison Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (tengah) bersama dua atlet AS, Anthony Schwartz dan Eric Harrison

JAKARTA, KOMPAS.com — Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil mencetak sejarah bagi Indonesia setelah keluar sebagai juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia untuk nomor 100 meter putra.

Final berlangsung pada Selasa (11/7/2018) pukul 20.00 waktu setempat di Ratina Stadium, Tampere, Finlandia.

Video yang diunggah akun resmi Twitter International Association of Athletics Federations (IAAF), @iaaforg, memperlihatkan detik-detik kemenangan Zohri atas 7 pelari lainnya.

Kemenangan ini menjadi sejarah baru karena merupakan yang pertama bagi Indonesia.


Baca juga: Jadi Juara Dunia Atletik, Zohri Bangga Cetak Sejarah untuk Indonesia

Berada di lintasan nomor 8, Zohri berhasil menyelesaikan jarak 100 meter dengan catatan waktu 10,18 detik.

Pelari lain yang menjadi rival Lalu Muhammad Zohri berasal dari Amerika Serikat, Swedia, Jamaika, Inggris, Jepang, dan Afrika Selatan.

Di posisi kedua dan ketiga setelah Zohri, adalah 2 pelari asal Amerika Serikat, yakni Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harisson (10,23 detik).

Baca juga: Zohri, Pelari Indonesia Cetak Sejarah Juara Dunia 100 Meter Atletik

Pertandingan berlangsung dengan begitu ketat, terlihat dari torehan waktu yang dicapai oleh kedelapan atlet yang berlaga di final. Berikut hasil akhir selengkapnya:

Hasil akhir laga final 100 meter putra IAAF FinlandiaWebsite IAAF Hasil akhir laga final 100 meter putra IAAF Finlandia

Lalu Muhammad Zohri - Indonesia: 10,18 detik

Anthony Schwartz - Amerika Serikat: 20,22 detik

Eric Harisson - Amerika Serikat: 20,23 detik

Thembo Monareng - Afrika Selatan: 10,23 detik

Dominic Ashwell - Inggris: 10,25 detik

Michael Stephens - Jamaika: 10,31 detik

Daisuke Miyamoto - Jepang: 10,43 detik

Henrik Larsson - Swedia

Kompas TV Pelari Gawang Emilia Nova dan Rio Malhotra yang harus menahan rindu kumpul dengan keluarga karena harus membela Ttanah Air pada uji coba di Korea Selatan.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X