Kompas.com - 12/07/2018, 10:39 WIB
Alat pemenggal kepala berusia 150 tahun yang dijual. (Pestel-Debord via New York Post) Alat pemenggal kepala berusia 150 tahun yang dijual. (Pestel-Debord via New York Post)

PARIS, KOMPAS.com - Sebuah alat pemenggal kepala atau guillotine berusia 150 tahun bersama pisaunya terjual senilai 8.008 euro atau sekitar Rp 134,9 juta di Paris, Perancis, pada Rabu (11/7/2018).

Meski menuai protes dari regulator pelelangan, namun alat eksekusi mati setinggi 3 meter itu telah dibeli oleh seorang miliarder asal Perancis.

Diwartakan AFP, alat pemenggal kepala tersebut pernah digunakan untuk mengeksekusi pelaku kriminal di Perancis hingga 1977.

Baca juga: Acara Lelang Tawarkan Menginap Semalam di Sel Tempat Nelson Mandela Ditahan

Balai lelang Drouot bersikeras bahwa guillotine yang dilelang merupakan replika dan tidak pernah dipakai. Namun, alat itu pernah ditampilkan di museum penyiksaan di Paris.

Penjualan alat pemenggal kepala menjadi sangat kontroversial di Perancis, mengingat hukuman mati telah dihapus pada 1981. Pengawas lelang Perancis keberatan mengenai pelelangan tersebut.

"Mereka seharusnya tidak menjual guillotine ini," kata seorang juru bicara otoritas lelang kepada surat kabar Parisien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Benda-benda seperti pakaian orang yang dikirim ke kamp-kamp (Nazi) dan instrumen penyiksaan ini sensitif," imbuhnya.

Protes dari otoritas tidak menghentikan penjualan serupa senilai 220.000 euro pada 2011, di mana penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga dilaporkan berada di antara para penawar.

Pengawas juga tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan lelang, karena guillotine merupakan bagian dari penjualan akibat kebangkrutan.

Baca juga: Ibu asal Inggris Jual Bom Sisa Perang Dunia II di Situs Lelang

Tidak semua alat pemenggal kepala laris manis di pasaran. Alat itu pernah coba dijual seharga 40.000 euro sekitar empat tahun lalu di Nantes, tapi gagal terjual.

Pada 2012, kementerian budaya Perancis menghentikan aksi penjulan 812 benda terkait eksekusi terakhir di Algiers.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.