Tiru Filipina, Sri Lanka akan Mulai Hukum Mati Pelaku Pengedar Narkoba

Kompas.com - 11/07/2018, 19:10 WIB
Ilustrasi hukuman mati. ShutterstockIlustrasi hukuman mati.

COLOMBO, KOMPAS.com - Pemerintah Sri Lanka mengumumkan akan mulai memberlakukan hukuman mati terhadap terdakwa kasus peredaran narkoba di wilayah negaranya.

Keputusan yang diumumkan pada Rabu (11/7/2018) tersebut sekaligus mengakhiri moratorium hukuman mati yang telah berjalan selama hampir setengah abad di negara itu.

Melansir dari AFP, tindakan mengancam pelaku pengedar narkoba dengan hukuman mati tersebut tak lepas dari keberhasilan yang ditunjukkan Pemerintah Filipina dalam memerangi kejahatan obat-obatan terlarang.

Disampaikan juru bicara pemerintah, Rajitha Senaratne, bahwa Presiden Maithripala Sirisena telah siap untuk menandatangani surat perintah kematian bagi para pelaku kejahatan narkoba yang berulang.

Baca juga: Thailand Kembali Lakukan Eksekusi Hukuman Mati setelah Sembilan Tahun

"Mulai saat ini, kami akan menjatuhkan hukuman gantung kepada pelanggar kasus narkoba tanpa meringankan hukuman mati mereka," kata Senaratne.

Sri Lanka sebelumnya telah mengubah hukuman mati untuk kejahatan berat menjadi penjara seumur hidup sejak tahun 1976. Sejak saat itu pula hukuman mati tidak diberlakukan di negara itu.

Senaratne mengatakan, ada 19 terdakwa kasus narkoba yang hukuman matinya telah diubah menjadi hukuman seumur hidup sejak saat itu. Belum dipastikan apakah hukuman mereka akan kembali diubah menjadi hukuman mati.

Pemerintah Filipina telah melancarkan sikap tegas terhadap para pelaku kejahatan narkoba di negaranya sejak masa pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte dan telah dipandang sebagai sebuah keberhasilan.

"Kami mendapat informasi bahwa Filipina telah berhasil mengerahkan tentaranya dalam mengatasi kejahatan narkoba. Kami mencoba untuk mencontoh keberhasilan mereka," kata Senaratne.

Tak dijelaskan apakah hal itu berarti pemerintah Sri Lanka juga akan mengerahkan pasukan tentaranya dalam memerangi kasus kejahatan narkoba.

Baca juga: Bangladesh Tiru Cara Filipina dalam Perangi Peredaran Narkoba

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X