Pesawat Tua Kecelakaan saat Lepas Landas di Afrika Selatan, Satu Orang Tewas - Kompas.com

Pesawat Tua Kecelakaan saat Lepas Landas di Afrika Selatan, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 11/07/2018, 18:10 WIB
Petugas medis terlihat di lokasi kecelakaan pesawat Convair-340 di pinggiran ibu kota Pretoria di Afrika Selatan, pada Selasa (10/7/2018).AFP / STRINGER Petugas medis terlihat di lokasi kecelakaan pesawat Convair-340 di pinggiran ibu kota Pretoria di Afrika Selatan, pada Selasa (10/7/2018).

PRETORIA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat tua yang rencananya akan segera dipindahkan ke museum dirgantara mengalami kecelakaan saat uji terbang di Bandara Afrika Selatan.

Sebanyak 20 orang dilaporkan mengalami cedera dengan satu orang meninggal dunia, setelah pesawat tipe Convair-340 buatan tahun 1954, mengalami gagal lepas landas di Bandara Wonderboom di Pretoria, pada Selasa (10/7/2018).

Pesawat tersebut tengah dalam uji coba terbang sebelum dipindahkan ke Museum Dirgantara Aviodrome di Belanda.

Pesawat berusia lebih dari 60 tahun itu diduga mengalami kendala saat lepas landas dan menghantam tanah sekitar lima kilometer di timur bandara, menabrak sebuah pabrik kecil dan melukai dua orang di dalamnya.

Baca juga: 49 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Kathmandu

Dari foto-foto di lokasi jatuhnya pesawat, tampak badan pesawat terbelah menjadi beberapa bagian.

Petugas medis segera bertindak cepat menyelamatkan pada penumpang, sementara petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang membakar badan pesawat.

"Pesawat tersebut membawa 19 penumpang, termasuk pilot dan teknisi," kata Juru Bicara Layanan Darurat Pemerintah Lokal, Johan Pieterse, dilansir AFP.

"Ada satu korban meninggal, namun kami belum dapat memastikan identitasnya. Kami juga mendata sebanyak 20 pasien luka-luka, mulai dari ringan hingga berat, termasuk dua korban luka yang tidak ikut menumpang pesawat," lanjutnya.

Museum Dirgantara Aviodrome yang terletak di Kota Lelystad, Belanda tengah, melalui pernyataannya di laman Facebook mereka, mengaku terkejut saat mendapat informasi kecelakaan.

Pesawat tersebut dijadwalkan untuk diterbangkan dari Afrika Selatan ke Belanda dengan melewati rute Mesir, Kroasia dan Austria, pada 23 Juli mendatang.

"Kami belum mengetahui pasti apa yang sebenarnya terjadi. Kami hanya tahu jika pesawat tersebut mengalami masalah dan jatuh tak lama usai lepas landas," kata Rosella Passier, Manajer Marketing Aviodrome.

Baca juga: Seorang Remaja Selamatkan Diri Saat Pesawat yang Ditumpangi Jatuh

Menurut informasi dari laman resmi Aviodrome, pesawat tersebut telah menghabiskan dana hingga 350.000 euro (sekitar Rp 5,8 miliar), agar dapat diterbangkan ke Belanda.

Aviodrome adalah salah satu museum terbesar di Belanda di mana pengunjung dapat melihat beragam jenis pesawat dari jarak dekat, termasuk pesawat KLM Boeing 747 dan jet tempur MiG-21 dari zaman Soviet.


Komentar

Terkini Lainnya

Eks Koruptor Nekat Nyaleg, MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat Nyaleg, MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan
KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Nasional
MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

Nasional
Hukuman Penjara Mantan Presiden Korea Selatan Bertambah Jadi 32 Tahun

Hukuman Penjara Mantan Presiden Korea Selatan Bertambah Jadi 32 Tahun

Internasional
Tiga Prajurit TNI di Papua Tewas Akibat Miras Oplosan

Tiga Prajurit TNI di Papua Tewas Akibat Miras Oplosan

Regional
Satgas Saber Pungli Dipandang Jadi Pekerjaan Tambahan Polri

Satgas Saber Pungli Dipandang Jadi Pekerjaan Tambahan Polri

Nasional
Penjelasan Anies soal Instruksi Menutupi Kali Item dengan Kain Hitam

Penjelasan Anies soal Instruksi Menutupi Kali Item dengan Kain Hitam

Megapolitan
Nasib SD 11 Parepare: Kembali Disegel Pemilik Lahan, Siswa Belajar di Lantai

Nasib SD 11 Parepare: Kembali Disegel Pemilik Lahan, Siswa Belajar di Lantai

Regional
Kendaraan Khusus Asian Games Dipasangi Stiker agar Bebas Ganjil-Genap

Kendaraan Khusus Asian Games Dipasangi Stiker agar Bebas Ganjil-Genap

Megapolitan

Close Ads X