Kim Jong Un Pilih Kunjungi Ladang Kentang daripada Bertemu Menlu AS - Kompas.com

Kim Jong Un Pilih Kunjungi Ladang Kentang daripada Bertemu Menlu AS

Kompas.com - 11/07/2018, 17:46 WIB
Dalam foto tanpa tanggal yang dirilis media Korea Utara KCNA pada 10 Juli, terlihat Kim Jong Un berdiri dan tertawa saat berkunjung ke ladang kentang di Samjiyon.AFP/KCNA VIA KNS Dalam foto tanpa tanggal yang dirilis media Korea Utara KCNA pada 10 Juli, terlihat Kim Jong Un berdiri dan tertawa saat berkunjung ke ladang kentang di Samjiyon.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) membeberkan sebab pemimpin mereka, Kim Jong Un, tak bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS).

Media pemerintah Korut, KCNA, dikutip Sky News Selasa (10/7/2018), memberitakan Kim mengunjungi ladang kentang.

Kunjungan tersebut terjadi ketika Menlu AS Mike Pompeo bertandang ke Pyongyang pada pekan lalu, 6-7 Juli.

Baca juga: Ke Korut, Menlu AS Bahas Komitmen Denuklirisasi Kim Jong Un

Dalam foto tanpa tanggal yang dirilis KCNA, terlihat Kim mengunjungi ladang kentang yang terletak di Junghung, Samjiyon, dekat dengan perbatasan China.

Dalam foto, Kim menunduk dan memeriksa kentang yang ditanam. Kepada petani, dia menyarankan agar mereka menanam varietas unggul.

"Perkenalkan kentang yang enak, dan menjamin kualitas produksi kentang," kata Kim kepada para petani seperti diwartakan KCNA.

Kemudian, Kim beralih menginspeksi ke pabrik pengolahan kentang menjadi tepung, serta memeriksa konstruksi bangunan di kawasan yang sama.

Kawsan tersebut berlokasi di Gunung Paektu. Gunung yang menjadi kawasan keramat bagi masyarakat Korut.

Sebab, di gunung tersebut, diyakini ayah sekaligus pemimpin pendahulu Kim, Kim Jong Il, lahir pada 1941 silam.

Foto-foto tersebut sekaligus menjawab mengapa Kim absen dari perhatian publik selama satu pekan terakhir.

Sebelumnya, Gedung Putih memberikan keterangan bahwa Pompeo bakal menemui Kim secara langsung di Pyongyang.

Namun, politisi asal California itu ditemui oleh pejabat senior Korut sekaligus tangan kanan Kim, Kim Yong Chol.

Pompeo datang untuk mengingatkan komitmen yang dibuat Kim ketika bertemu Presiden AS Donald Trump di Singapura 12 Juni lalu.

Keduanya menandatangani deklarasi yang isinya antara lain kesediaan Kim untuk melakukan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Hasil pertemuan tersebut kemudian dikeluhkan Korut. Mereka merasa Pompeo datang dengan pendekatan yang memaksa dan terkesan seperti mafia.

Baca juga: Korut Kesal dengan Perilaku AS Saat Membahas Denuklirisasi



Close Ads X