Kompas.com - 11/07/2018, 14:34 WIB

TAKAHASHI, KOMPAS.com - Kepolisian di prefektur Okayama, Jepang, menangkap tiga orang yang dicurigai melakukan pencurian di sebuah mesin ATM, di wilayah yang tertimpa musibah banjir.

Dilansir Japan Today, Rabu (11/7/2018), mereka terdiri dari seorang pria usia 22 tahun bernama Kazufi Sugimoto dan dua remaja berusia 19 tahun.

Ketiganya menggunakan benda logam untuk membuka secara paksa mesin ATM di kota Takahashi.

Polisi menyatakan, Sugimoto dan dua remaja tersebut dikenai tuduhan masuk tanpa izin dan merusak properti yang berada di toko serba ada, Lawson, pada Senin (9/7/2018) sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Baca juga: Korban Tewas Banjir di Jepang Jadi 132 Orang, Evakuasi Terus Berlanjut

Kemudian, seorang penjaga keamanan menemukan mesin ATM dalam keadaan rusak pada keesokan paginya. Tidak ada uang yang diambil.

Polisi menyatakan, kedua remaja telah mengakui tuduhan tersebut, tapi tidak bagi Sugimoto.

"Faktanya berbeda," ujarnya, seperti yang disampaikan oleh polisi.

Pihak berwenang berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas yang dipasang di toko.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menemui penduduk yang terpaksa mengungsi akibat banjir dan tanah longsor menghancurkan rumah mereka.

Abe membatalkan perjalanannya ke luar negeri untuk berjumpa dengan ribuan orang di pengungsian, di Okayama.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.