Kisah Para Pahlawan Penyelamat Remaja yang Terjebak di Goa (2)

Kompas.com - 10/07/2018, 15:05 WIB
Kondisi gua Thum Luang yang tergenang air dan penyelam yang berusaha memasukinya. Gambar diambil pada Sabtu (7/7/2018) AFP PHOTO/ROYAL THAI NAVY/HANDOUT/XGTYKondisi gua Thum Luang yang tergenang air dan penyelam yang berusaha memasukinya. Gambar diambil pada Sabtu (7/7/2018)

MAE SAI, KOMPAS.comPenyelam menjadi ujung tombak operasi penyelamatan 12 remaja dan asisten pelatih anggota tim sepak bola yang terperangkap di Goa Tham Luang, Thailand.

Sebab, mereka harus menempuh 4 kilometer, kadang disertai berenang di air yang kotor dan gelap, untuk mencapai dan mengeluarkan ke-13 orang dari goa.

Terdapat 90 orang penyelam, terdiri dari 40 penyelam lokal dan elite angkatan laut, serta 50 penyelam seluruh dunia yang berpartisipasi dalam operasi evakuasi tersebut.

Baca juga: Kisah Para Pahlawan Penyelamat Remaja yang Terjebak di Goa (1)

Mereka dipimpin Rick Stanton dan John Volanthen, dua penyelam asal Inggris yang pertama kali menemukan mereka pekan lalu (2/7/2018).

Keduanya pernah menyelam bersama pada 2010 ketika menyelamatkan kolega mereka, penyelam asal Perancis, Eric Establie, pada 2010.

Saat itu, Establie tengah dalam misi melakukan pemetaan Ardeche Gorge di dekat Marseille ketika sebuah batu jatuh dan menutup pintu masuk.

Bersama penyelam dari pasukan Inggris (RAF), Stanton dan Volanthen berhasil menemukan Establie 780 meter dari pintu masuk delapan hari kemudian.

Andy Torbet, mantan penyelam militer Inggris, dalam cara ITV's Good Morning Britain menyebut keduanya sebagai "yang terbaik di dunia".

Salah satu anggota tim penyelam, Ivan Karadiz, merupakan warga negara Denmark yang saat itu tengah berlibur di Krabi yang terletak di selatan Thailand.

Begitu mendengar ada 12 remaja dan seorang pelatih anggota tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar), dia langsung mengumpulkan peralatan menyelamnya.

Beberapa hari kemudian, dia berkumpul dengan tim penyelamat internasional yang lain. Adapun total relawan yang berpartisipasi mencapai 2.000 orang.

"Sangat fenomenal melihat begitu banyak penyelam dari seluruh dunia berkumpul," kata pria 44 tahun itu dilansir Reuters via Channel News Asia.

Selain Karadiz, terdapat pula Nick Vollmar, paramedis asal Jerman yang langsung membawa rekannya penyelam dari Finlandia ke Chiang Rai.

Dia mengatakan merasakan kesedihan dan rasa sakit dari orangtua 12 remaja yang terjebak di Goa Tham Luang sejak 23 Juni lalu.

Baca juga: JEO Kisah Penyelamatan Klub Bola dari Gua di Thailand yang Mendunia

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X