Kisah Para Pahlawan Penyelamat Remaja yang Terjebak di Goa (1)

Kompas.com - 10/07/2018, 13:42 WIB
Mae Bua Chaicheun, salah seorang relawan bagian konsumsi, berdiri di samping sawahnya yang tergenang akibat air yang dikeluarkan tim penyelamat dari goa tempat 13 anggota tim sepak bola yang terjebak sejak 23 Juni. ABC News/Billy CooperMae Bua Chaicheun, salah seorang relawan bagian konsumsi, berdiri di samping sawahnya yang tergenang akibat air yang dikeluarkan tim penyelamat dari goa tempat 13 anggota tim sepak bola yang terjebak sejak 23 Juni.

MAE SAI, KOMPAS.com - Ketika Mae Bua Chaicheun mendengar ada sebuah tim sepak bola yang terperangkap di goa lebih dari sepekan, dia langsung meninggalkan pekerjaannya sebagai petani.

Bersama ratusan orang lainnya dari seluruh penjuru Negeri Gajah Putih, Chaicheun mengajukan diri sebagai relawan untuk membantu operasi penyelamatan tim itu.

Selama hampir sepekan, dia dan para perempuan lainnya bertugas untuk memasakkan makanan bagi para penyelam dan relawan lain.

Baca juga: Kisah Para Pahlawan Penyelamat Remaja yang Terjebak di Goa (2)

Ketika dia menjadi relawan, militer Thailand mulai memompa keluar air yang ada di dalam goa sehingga operasi penyelamatan bisa lebih gampang.

Selama hampir dua pekan, 130 juta liter air dikeluarkan dari dalam Goa Tham Luang, dan dibuang ke sisi gunung yang lain.

Sepekan berlalu. Chaicheun bermaksud untuk pulang dan menengok sawahnya. Alangkah terkejutnya dia ketika mendapati sawahnya tergenang.

Air yang dipompa keluar oleh militer untuk menyelamatkan 12 remaja dan seorang pelatih itu membanjiri sawah desa Ban Nong O dan desa sekitarnya.

Chaicheun yang mempunyai sekitar dua hektar sawah padahal baru saja menanam bibit padi. Sejak suaminya meninggal, dia mengurus sawah itu seorang diri.

Karena dua anaknya tidak ada yang mau turun menjadi petani, sawah tersebut tidak ada yang mengurus ketika Chaicheun menjadi relawan selama sepekan.

Namun, dia mengaku tak peduli. Baginya, yang terpenting adalah goa aman sehingga ke-13 orang itu bisa dikeluarkan dengan selamat.

"Tidak masalah. Tidak apa-apa. Yang penting anak-anak itu dan pelatihnya bisa keluar dari Tham Luang hidup-hidup," tuturnya dikutip ABC News.

Untungnya, Pemerintah Chiang Rai tanggap dengan memasang pompa untuk mengeluarkan air yang telanjur membanjiri sawah.

Selain itu, pemerintah juga memberi ganti rugi kepada pemilik sawah yang terkena dampak air goa sebesar 1.113 baht, sekitar Rp 482.189, per 0,20 hektar.

Chaicheun berkata, kabar terjebaknya anggota tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar) itu telah menyatukan seluruh warga Thailand.

Baca juga: Tim Penyelamat Bakal Keluarkan 5 Orang Tersisa dari Goa

Halaman:


Sumber BBC,ABCNews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X