Selidiki Kematian Akibat Racun Saraf, Polisi Inggris Sita Sebuah Mobil

Kompas.com - 10/07/2018, 12:13 WIB
Petugas polisi berjaga-jaga di Jalan Rollestone, di luar John Baker House di Salisbury, Inggris, terkait penyelidikian kematian akibat terpapar racun saraf Novichok. Foto ini diambil pada pada Sabtu (7/7/2018). (AFP/Niklas Hallen) Petugas polisi berjaga-jaga di Jalan Rollestone, di luar John Baker House di Salisbury, Inggris, terkait penyelidikian kematian akibat terpapar racun saraf Novichok. Foto ini diambil pada pada Sabtu (7/7/2018). (AFP/Niklas Hallen)

LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian Inggris menyita sebuah mobil yang diambil di wilayah Swindon, terkait penyelidikian terhadap dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan yang tewas akibat terpapar racun saraf Novichok.

Dilansir The Telegraph, Senin (9/7/2018), Dawn Strugess (44) meninggal pada Minggu lalu, tepat 9 hari setelah dia terpapar dosis tinggi racun saraf mematikan.

Sementara itu, kekasihnya, Charlie Rowley (45), masih dalam kondisi kritis di rumah sakit distrik Salisbury. Keduanya dibawa ambulans dalam hari yang sama dari sebuah rumah di Amesbury.

"Kami telah membawa mobil dari Swindon malam ini, terkait dengan insiden yang terjadi di Amesbury. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan ini," kata juru bicara kepolisian Wiltshire, Inggris.

Baca juga: Terpapar Racun Saraf Novichok, Perempuan di Inggris Meninggal

"Petugas telah terlatih dan ahli untuk menyingkirkan kendaraan tersebut," imbuhnya.

Penyidik kesulitan mencari sumber kontaminasi, yang diyakini berasal dari kontainer kaca yang tergeletak di Salisbury, lokasi di mana mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya terpapar Novichok pada Maret lalu.

"Dalam empat bulan sejak Skripal dan (detektif) Nick Bailey kena racun, tidak ada orang selain Dawn dan Charlie yang mengalami gejala keracunan," kata kepala polisi anti-teror Neil Basu.

Menurut dia, kematian Strugess dan Rowley yang kritis menunjukkan bahwa dosis Novichok yang diterima keduanya tinggi.

Sebanyak 21 orang, termasuk 8 petugas polisi, 9 petugas kesehatan, dan seorang paramedis, menerima penanganan medis sejak kasus ini muncul pada pekan lalu. Namun, seluruhnya dinyatakan bersih dari Novichok.

Polisi Inggris membeberkan pergerakan Strugess dan Rowley beberapa jam sebelum mereka terpapar racun. Keduanya diketahui sempat berada di dalam bus dan Ford Transit Van berwarna merah.

Setelah menghabiskan sore pada Jumat (29/6/2018), mereka berbelanja dan bersantai di Salibury. Kemudian, mengunjungi rumah Sturgess di John Baker House.

Baca juga: Dua Warga Inggris Kritis karena Terpapar Racun Saraf Novichok

Selanjutnya, keduanya naik bus ke tempat tinggal Rowley di Amesbury, sejauh 13 km.

Juru bicara polisi menyebut, bus tersebut juga sudah disita oleh Polisi Wiltshire dan sedang diperiksa oleh laboratorium pemerintah di Porton Down, sebelum dinyatakan bebas dari Novichok.

Kendaraan van yang digunakan mereka tumpangi juga diperiksa, termasuk tiga penumpang lainnya. Ketiga orang tersebut tidak terpapar racun saraf.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X