Kompas.com - 10/07/2018, 07:56 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AFP / ADEM ALTANPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, KOMPAS.com — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memilih menantunya, Berat Albayrak, sebagai menteri keuangan. Penunjukan dilakukan setelah dia disumpah sebagai presiden untuk periode lima tahun mendatang.

Dilansir BBC, Senin (9/7/2018), pemilihan Albayrak telah mengguncang pasar. Seperti diketahui, Albayrak pernah menjabat menteri energi sejak 2015.

Dia akan menggeser posisi Mehmet Simsek yang merupakan senior dalam bidang perekonomian dan digadang bakal menempati kursi strategis tersebut.

Baca juga: Erdogan Dilantik Hari Ini, Berikut 5 Tantangan Global yang Dihadapi Turki

Menyusul keputusan terpilihnya menantu Erdogan, nilai mata uang lira anjlok 2 persen.

Menurut pantauan Bloomberg, hingga pukul 23.30 di Istanbul, nilai tukar lira menurun 3,6 persen menjadi 4,74 per dollar AS.

Seperti diketahui, Erdogan kembali terpilih menjadi presiden Turki untuk periode selanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Senin (9/7/2018), dia dilantik secara resmi dan bersumpah untuk mendorong Turki sebagai negara maju dengan kekuatan baru.

Dalam konstitusi terbaru, dia mendapat peran baru sebagai presiden eksekutif yang disebut para lawannya sebagai tindakan yang akan menghancurkan demokrasi Turki.

Posisi baru tersebut menandai trasisi dari sistem parlementer, yang telah ada sejak didirikannya republik Turki modern pada 95 tahun lalu.

Erdogan berhak menunjuk menteri dan wakil presiden, serta campur tangan dalam sistem hukum.

Baca juga: Komite Pemilihan Turki Resmi Umumkan Erdogan sebagai Pemenang Pemilu

"Kami akan meninggalkan sistem yang membuat negara kita di masa lalu harus mengalami kekacauan politik dan ekonomi," katanya di istana kepresidenan di Ankara setelah mengambil sumpah.

Selain menunjukkan Albayrak, Erdogan juga menunjuk panglima militer Jenderal Hulusi Akar sebagai menteri pertahanan yang baru.

Sementara itu, Mevlut Cavusoglu tetap berada di posisinya sebagai menteri luar negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg,BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.