4 Remaja yang Lolos dari Goa Boleh Bertemu Keluarga, tapi... - Kompas.com

4 Remaja yang Lolos dari Goa Boleh Bertemu Keluarga, tapi...

Kompas.com - 09/07/2018, 17:53 WIB
Tim penyelam Angkatan Laut Thailand di gua Tham Long selama operasi penyelamatan 12 remaja laki-laki dan pelatih tim sepak bola yang terperangkap di goa di Taman Hutan Non Khun Nam Nang di distrik Mae Sai, provinsi Chiang Rai, Thailand. (AFP/AL Thailand) Tim penyelam Angkatan Laut Thailand di gua Tham Long selama operasi penyelamatan 12 remaja laki-laki dan pelatih tim sepak bola yang terperangkap di goa di Taman Hutan Non Khun Nam Nang di distrik Mae Sai, provinsi Chiang Rai, Thailand. (AFP/AL Thailand)

MAE SAI, KOMPAS.com - Otoritas Thailand mengatakan keempat remaja anggota tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar) yang keluar dari Goa Tham Luang diperbolehkan bertemu orangtuanya.

Namun, keempat remaja itu tidak diizinkan untuk bersentuhan fisik dengan orangtuanya karena mereka masih melewati pemeriksaan lanjutan.

Keempat remaja tersebut berhasil keluar setelah militer dan penyelam profesional seluruh dunia menggelar operasi pada Minggu (8/7/2018).

Baca juga: Kondisi 1 dari 4 Remaja yang Keluar dari Goa Mengkhawatirkan

Dr Tongchai Lertwilairattanapong, Inspektur Departemen Kesehatan Thailand berujar, keempat remaja itu bisa bertemu keluarganya Senin (9/7/2018).

Tapi, dilansir The Straits Times via The Star, mereka hanya diizinkan bertemu dengan keluarga dalam jarak dua meter.

"Tidak diperbolehkan menyentuh, apalagi memeluk hingga hasil pemeriksaan darah dari laboratorium keluar," kata Lertwilairattanapong.

Selain pemeriksaan darah, para remaja tersebut juga menjalani tes urin, serta melakukan pemeriksaan sinar X paru-paru mereka.

Tim medis ingin memastikan keempat remaja yang berhasil keluar itu terbebas dari infeksi serius seperti leptospirosis maupun meliodosis.

Sementara itu, tim penyelamat telah kembali menggelar fase kedua operasi penyelamatan pada Senin siang waktu setempat.

Tim evakuasi yang dipimpin penyelam internasional bertugas untuk membawa keluar sembilan orang tersisa dari Goa Tham Luang.

Gubernur Chiang Rai sebagai ketua tim penyelamat, Narongsak Osottanakorn berujar, persiapan mereka untuk mengevakuasi anggota tim tersisa berjalan baik.

"Segala peralatan sudah tersedia. Tabung-tabung oksigen juga disiapkan. Saya bakal menunggu kabar baik dari tim," kata Osottanakorn dilansir AFP.

Sebelumnya, ke-12 remaja dan seorang pelatih mereka terjebak di Goa Tham Luang sejak 23 Juni, dan baru ditemukan Senin pekan lalu (2/7/2018).

Tim penyelamat harus bergelut dengan waktu karena hujan yang datang dikhawatirkan bakal semakin menggenangi goa sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Baca juga: Begini Fakta Geografis Goa Tempat Tim Sepak Bola Remaja Terjebak


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Megapolitan
BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

Nasional
TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

Regional
Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Regional
Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya 'Down Syndrome' Mulai Dibangun...

Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya "Down Syndrome" Mulai Dibangun...

Regional
11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

Nasional
Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Nasional
Ribuan Perempuan Berseragam 'Kompeni' Menari Angguk di Alun-alun Wates

Ribuan Perempuan Berseragam "Kompeni" Menari Angguk di Alun-alun Wates

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

Regional
Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Regional
Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Nasional
Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Regional
Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Proyektil 'Peluru Nyasar' di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Proyektil "Peluru Nyasar" di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Megapolitan
Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Close Ads X