Kompas.com - 09/07/2018, 15:05 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat bencana hujan deras yang memicu banjir bandang dan tanah longsor di Jepang telah mencapai 100 orang.

Perdana Menteri Shinzo Abe pun memutuskan membatalkan agenda kunjungan ke luar negerinya dan segera mengunjungi lokasi bencana.

Bencana cuaca buruk dengan hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor menerpa kawasan barat Jepang.

Sejak akhir pekan lalu ketinggian air sungai telah mengalami peningkatan akibat curah hujan tinggi. Air sungai meluap dan mulai memasuki rumah warga, memaksa penghuni rumah naik ke atap untuk menunggu evakuasi.

Baca juga: 88 Orang Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Jepang

Lereng-lereng terjal di pegunungan tak mampu lagi menahan berat air dari hujan yang terus-menerus hingga akhirnya terjadi longsor yang menghancurkan rumah-rumah warga dan menutupi jalan-jalan.

Pemerintah mengumumkan setidaknya 100 orang tewas dan masih banyak lainnya yang dilaporkan hilang dengan perkiraan jumlah korban terus bertambah.

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, setidaknya 73.000 petugas tim gabungan kepolisian, pemadam kebakaran dan pasukan bela diri telah dikerahkan untuk misi pencarian dan penyelamatan korban.

Pemerintah juga telah mengerahkan setidaknya 700 unit helikopter untuk membantu proses pencarian para korban.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah membatalkan agenda perjalanannya ke empat negara pada pekan ini untuk dapat fokus menangani bencana yang tengah terjadi di negaranya.

Dilaporkan media lokal, Kyodo News, Senin (9/7/2018), Abe sebelumnya dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kerja ke Belgia, Perancis, Arab Saudi dan Mesir.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.