Kompas.com - 09/07/2018, 10:39 WIB

 

MAE SAI, KOMPAS.com — Satu dari empat remaja anggota tim sepak bola yang terperangkap di goa Tham Luang, Thailand, dilaporkan berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

Jurnalis The Project TV, Lisa Wilkinson, dalam kicauannya di Twitter mengutip keterangan ahli medis Australia, dr Richard Harris, yang didatangkan untuk memantau kondisi tim itu.

Diwartakan Asia One pada Minggu (8/7/2018), dari pernyataan Harris, diputuskan bahwa yang dikeluarkan dari goa merupakan remaja yang kondisinya paling lemah.

Baca juga: Evakuasi Remaja Thailand Keluar dari Goa Dihentikan Sekitar 10 Jam

"Empat telah keluar, dengan satu orang di antaranya berada dalam 'kode merah' karena kondisinya mengkhawatirkan," terang Wilkinson.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan para penyelam yang berujar bahwa yang terkuat merupakan pertama keluar.

Asia One melaporkan, dua remaja yang berhasil keluar langsung dilarikan ke rumah sakit Chiang Rai Prachanukroh untuk mendapat perawatan intensif.

Remaja yang mendapat tanda "kode merah" karena kondisi yang sangat mengkhawatirkan tersebut dikabarkan mulai membaik.

Sebelumnya, ke-12 anggota tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar) dan pelatihnya terperangkap di goa sejak 23 Juni, dan baru ditemukan 10 hari kemudian atau Senin (2/7/2018).

Operasi penyelamatan digelar dengan militer dan para penyelam profesional berkumpul untuk mengeluarkan mereka dai goa.

Tim penyelamat harus bergelut dengan waktu karena hujan yang datang dikhawatirkan bakal semakin menggenangi goa sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Dalam upaya yang dimulai pada pukul 10.00 pagi waktu setempat pada Minggu, tim penyelam berhasil mengeluarkan empat anggota tim, bukan seperti yang sebelumnya dilaporkan.

Remaja pertama keluar dari air pukul 17.37 sore waktu setempat. Operasi bakal dilanjutkan kembali pada Senin (9/7/2018).

Baca juga: Cara Pelatih Jaga Tim Sepak Bola Remaja Terjebak di Goa Bertahan Hidup

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Asia One
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.