Kompas.com - 07/07/2018, 05:15 WIB
Pasukan propemerintah Suriah tiba di perbatasan Nassib yang berseberangan dengan Yordania, selatan Daraa, usai terjadinya kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok pemberontak. AFP / MOHAMAD ABAZEEDPasukan propemerintah Suriah tiba di perbatasan Nassib yang berseberangan dengan Yordania, selatan Daraa, usai terjadinya kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok pemberontak.

DARAA, KOMPAS.com - Pemberontak Suriah di kawasan Daraa, selatan Damaskus, pada Jumat (6/7/2018), dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk gencatan senjata.

Tercapainya kesepakatan tersebut memberi kesempatan bagi kelompok pemberontak dan warga sipil di Daraa untuk menyelesaikan status mereka dengan rezim pemerintah di bawah perlindungan Rusia.

Anggota pasukan pemberontak juga diberi pilihan antara meninggalkan Daraa untuk bergabung dengan kelompok oposisi lain di Suriah barat laut atau tetap di Daraa namun berada di bawah kekuasaan rezim pemerintah.

Pasukan propemerintah yang mendukung rezim Presiden Bashar al Assad telah menguasai rute utama di sepanjang perbatasan dengan Yordania hingga perlintasan perbatasan Nassib, sebagai bagian dari kesepakatan.

Baca juga: Militer Suriah Serang Wilayah Daraa, 45.000 Penduduk Melarikan Diri

Titik perbatasan, yang masih di bawah kendali oposisi, adalah salah satu target utama dari serangan pasukan pemerintah yang telah berlangsung selama lebih dari dua pekan di Suriah selatan.

Dengan dikuasainya kembali kawasan ini maka diharapkan pemerintah dapat membawa pembaruan dalam transaksi perdagangan dengan negara tetangga, Yordania.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru bicara operasi pemberontak selatan, Ibrahim Jabbawi membenarkan, kesepakatan dengan Rusia sebagai sekutu rezim Suriah, yang meliputi gencatan senjata dan penyerahan persenjataan berat.

"Selain itu juga penyerahan kembali jalur perbatasan dengan Yordania kepada pasukan propemerintah," kata Jabbawi, dilansir dari The New Arab.

Moskwa sebagai sekutu utama Damaskus bertindak sebagai penengah dalam pembicaraan antara kelompok pemberontak dengan pasukan pro-rezim Suriah.

Perundingan dilakukan di wilayah Suriah selatan yang berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Upaya perundingan sempat gagal pada Rabu (4/7/2018), yang diikuti dengan serangan udara sepanjang hari oleh pasukan rezim dengan didukung Rusia, mendesak kelompok pemberontak hingga akhirnya bersedia kembali untuk negosiasi.

Baca juga: Cegah Gelombang Pengungsi Suriah, Jordania Tetap Tutup Perbatasan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.