Kompas.com - 06/07/2018, 14:31 WIB
Andres Manuel Lopez Obrador melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah memenangkan pemilihan umum presiden Meksiko pada Minggu (1/7/2018), di Mexico City. (AFP/Alfredo Estrella)
Andres Manuel Lopez Obrador melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah memenangkan pemilihan umum presiden Meksiko pada Minggu (1/7/2018), di Mexico City. (AFP/Alfredo Estrella)

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Presiden terpilih Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador membangun gaya kepemimpinan baru yang santai.

Pergi ke salah satu pertemuan penting pada Selasa lalu dengan menumpang mobil, jendela kaca mobilnya selalu terbuka. Tidak ada keamanan ketat yang terlihat.

Sekitar belasan juru kamera televisi dengan sepeda motornya mengikut deru mobilnya.

Mereka berdesakan di sekitar mobil Lopez Obrador dalam perjalanan menuju pertemuan dengan Presiden Enrique Pena Nieto yang akan keluar dari Istana Nasional.

Baca juga: Pemilu Meksiko: Kandidat Capres dari Kubu Sayap Kiri Menang

Lopez Obrador bertemu dengan Pena Nieto untuk mendiskusikan transisi kepemimpinan yang akan diambilnya pada 1 Desember 2018.

"Orang-orang akan melindungi saya," kata Lopez Obrador kepada wartawan yang bertanya tentang kurangnya pengawalan pada dirinya.

"Saya malah kena pukulan beberapa kali oleh kamera," kelakarnya.

Banyak yang khawatir dengan keselamatannya, terlebih Meksiko sedang dilanda kekerasan.

Namun, dia malah memilih untuk tidak dilindungi oleh satuan pengawal presiden atau secret service sehingga akan membubarkan badan itu untuk kembali menjadi bagian dari tentara.

Pria berusia 64 tahun tersebut berencana menjual pesawat pemerintah dan melakukan perjalanan dengan penerbangan komersial kelas ekonomi.

"Dia yang berjuang untuk keadilan tidak perlu takut. Aku tidak ingin punya pengawal," ucapnya.

Baca juga: Ledakan di Gudang Penyimpanan Kembang Api di Meksiko, 19 Orang Tewas

Pada masa kampanyenya, presiden terpilih Meksiko berjanji untuk memberantas korupsi dan mengurangi gaji pegawai pemerintah.

Selain itu, dia juga akan mendapatkan gaji setengah dari presiden sebelumnya dan tidak tinggal di kediaman presiden.

Anggaran negara tahun depan mencakup peningkatan dana pensiun bagi orang tua.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X