Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wartawan Pria Korsel Dicium Fans Rusia, Netizen China Berdebat

Kompas.com - 05/07/2018, 14:32 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

Sumber BBC

BEIJING, KOMPAS.com - Netizen di China mendebatkan video di mana seorang jurnalis pria Korea Selatan (Korsel) dicium fans perempuan Rusia saat meliput Piala Dunia.

BBC melaporkan Rabu (4/7/2018), dalam video tampak Jeon Gwang Ryeol, wartawan kanal televisi MBN tengah melaporkan suasana di sekitar kota pada 28 Juni lalu.

Saat tengah siaran, seorang fans perempuan berambut pirang menghampirinya kemudian mencium pipi Jeon.

Baca juga: Meliput Piala Dunia, Jurnalis Ini Marahi Fans yang Coba Menciumnya

Setelah itu datang satu fans lagi membawa bendera Rusia dan melakukan hal sama kepada Jeon.

Sontak Jeon tak kuasa menahan tawa geli sekaligus malu. Video tersebut kemudian menjadi perdebatan warganet China di Weibo mengapa tidak dianggap sebagai pelecehan seksual.

Netizen merujuk kepada dua jurnalis perempuan asal Jerman dan Brasil yang dicium pendukung laki-laki pada Juni lalu, dan langsung panen kecaman.

Para pengguna Weibo mengkritisi mengapa tidak ada kecaman terhadap fans perempuan itu seperti yang terjadi pada jurnalis perempuan Juni lalu.

"(Video) ini jelas bertolak belakang dengan pemberitaan sebelumnya," kata seorang netizen. "Mengapa ini bukan pelecehan seksual?" timpal lainnya.

"Jika ada orang cantik yang mencium jurnalis itu, bukan pelecehan namanya," tambah netizen lain secara sarkastik.

Netizen lainnya menyayangkan karena tidak ada kecaman yang menyebut apa yang dilakukan fans Negeri "Beruang Merah" itu masuk ke dalam kategori pelecehan seksual.

Jika China memperdebatkan video itu, BBC melaporkan situasi berbeda terjadi di Korsel di mana netizennya tidak terlalu menanggapi video Jeon.

Baca juga: Reporter Perempuan Dilecehkan Saat Siaran Langsung Piala Dunia di Rusia

Namun, seorang pengguna Twitter di Korsel mengunggah tulis berbunyi "Apapun gender Anda, jelas-jelas Anda sudah mengalami pelecehan seksual".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com