Dua Warga Inggris Kritis karena Terpapar Racun Saraf Novichok

Kompas.com - 05/07/2018, 10:22 WIB
Petugas polisi terlihat di luar Amesbury Baptist Center di Amesbury, Inggris, Rabu (4/7/2018), setelah dua orang ditemukan tidak sadar di sebuah rumah di Amesbury. (AFP/Geoff Caddick) Petugas polisi terlihat di luar Amesbury Baptist Center di Amesbury, Inggris, Rabu (4/7/2018), setelah dua orang ditemukan tidak sadar di sebuah rumah di Amesbury. (AFP/Geoff Caddick)

LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian Inggris menyatakan, dua orang terpapar racun saraf Novichok di rumahnya, di desa Amesbury, dekat dengan lokasi mantan agen mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya diracuni pada awal tahun ini.

"Malam ini, kami menerima hasil tes dari Porton Down (laboratorium) yang menunjukkan dua orang telah terpapar racun saraf Novichok," kata kepala badan penanggulangan terorisme Neil Basu.

Laboratorium pertahanan Porton Down mengonfirmasi penggunaan Novichok yang dibuat dulu oleh Uni Soviet, juga digunakan untuk meracuni Sergei dan Yulia Skripal.

Baca juga: Inggris Sebut Rusia Telah Memata-matai Agen Skripal Selama Lima Tahun

Terkait kasus terbaru, Basu menyatakan dua orang yang terpapar racun adalah pasangan kekasih bernama Charlie Rowley dan Dawn Strugess.

Namun, belum ada bukti yang mengarahkan mereka telah menjadi target serangan racun saraf.

"Ini racun saraf yang sama. Apakah kita dapat mengetahuinya akan bergantung pada para ilmuwan untuk menentukan," ucapnya.

Basu mengatakan kepolisian kontra terorisme sekarang sedang memimpin penyelidikan, seperti yang mereka lakukan dalam kasus Skripal. Menurut dia, ada 100 detektif sedang mendalami kasus tersebut.

Rowley dan Strugess kondisinya kritis pada Sabtu lalu. Dua korban itu merupakan sepasang kekasih.

Strugess (44) pingsan terlebih dulu. Dengan segera, ambulans mendatangi sebuah rumah di Amesbury, dekat kota Salisbury.

Baca juga: Mengenal Novichok, Racun Saraf Terhebat yang Dibuat Rusia

 

Beberapa jam kemudian, layanan ambulans dipanggil kembali ke alamat yang sama karena Rowley jatuh sakit.

"Pada tahap ini tidak ada orang lain lagi yang menunjukkan gejala yang sama," kata Basu.

Basu menyatakan, tidak ada bukti bahwa keduanya mengunjungi lokasi peracunan Sergei dan Yulia Skripal yang telah dibersihkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X