Kompas.com - 04/07/2018, 18:08 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berharap persidangan yang dijalaninya berlangsung dengan adil.

Pernyataan tersebut diungkapkan setelah dia menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan Kuala Lumpur pada Rabu (4/7/2018).

Pengadilan telah menetapkan tanggal persidangan bagi Najib. Dimulai pada 18-28 Februari 2019. Kemudian 4-8 Maret 2019, serta 11-15 Maret 2019.

Baca juga: Najib Razak Jadi Mantan PM Malaysia Pertama yang Diseret ke Pengadilan

Kepada wartawan seperti dikutip Channel News Asia, Najib masih menegaskan dia tidak bersalah atas dakwaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

"Jika ini harga yang harus saya terima setelah mengabdi bagi Malaysia selama 42 tahun, maka saya siap menjalaninya," kata Najib.

"Saya masih yakin tidak bersalah. (Sidang) ini adalah kesempatan bagus untuk membersihkan nama saya dari tuduhan dan fitnah," tegasnya.

Mantan PM berusia 64 tahun itu juga berterima kasih kepada para pendukungnya yang memadati halaman gedung pengadilan.

Loyalis Najib meminta kepada Jaksa Agung Tommy Thomas agar konferensi pers Najib menggunakan bahasa Melayu, bukan Inggris.

"Saya tersentuh dengan kehadiran pendukung saya yang datang atas keinginan mereka, dan memberi dukungan moral bagi saya," kata Najib.

Dia juga berterima kasih kepada Komisi Anti-korupsi Malaysia yang masih menaruh hormat kepadanya sebagai mantan PM Malaysia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.