Kompas.com - 04/07/2018, 15:39 WIB
Ilustrasi pasukan Israel sedang memegang ponsel mereka. EPA/Jim HollanderIlustrasi pasukan Israel sedang memegang ponsel mereka.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Intelijen militer Israel menuduh Hamas membuat aplikasi pencari jodoh palsu untuk meretas ponsel pasukannya.

Dilaporkan The Guardian Selasa (3/7/2018), ratusan personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mendapat pesan misterius via media sosial mereka.

Dalam pesan tersebut, tentara IDF diminta untuk mengunduh satu dari dua aplikasi pencari jodoh yang tersedia, WinkChat dan GlanceLove.

Baca juga: Hasil Meretas, Satu Anggota Surabaya Black Hat Bisa Kantongi Rp 200 Juta Per Tahun

Juru bicara intelijen Israel dalam konferensi pers menjelaskan, dalam aplikasi tersebut, Hamas juga memasukkan malware.

Ketika tentara IDF mengunduh aplikasi itu, malware yang diselipkan memudahkan Hamas untuk melihat tidak sekadar lokasi pengguna ponsel.

Hamas juga bisa mendapatkan seluruh daftar kontak, dan menyadap percakapan ataupun apa saja yang sedang diabadikan serdadu itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apapun yang sedang Anda perbuat dengan ponsel Anda, Hamas bisa mengetahuinya dengan sempurna," kata juru bicara intelijen IDF.

Intelijen melanjutkan, kebanyakan dari tentara IDF yang mendapat pesan itu langsung melaporkannya ke komandan mereka.

"Namun, masih ada kurang dari 100 personel militer kami yang telanjur mengunduh aplikasi palsu ke ponsel," kata juru bicara intelijen.

Untuk meningkatkan kewaspadaan prajurit agar tidak gampang mengunduh aplikasi sembarangan, IDF mempunyai jawaban.

Mereka mengirimkan pesan palsu ke setiap tentaranya dan meminta mereka untuk membuka tautan yang tertera di pesan tersebut.

Jika ada tentara yang membukanya, maka bakal muncul tanda peringatan di ponsel. Tentara itu harus melapor ke komandannya.

Intelijen IDF menambahkan, Hamas pernah berusaha meretas ponsel pasukan mereka melalui sebuah platform chat sederhana di Januari 2017.

Baca juga: Israel Bentuk Badan Militer Khusus Anti-Iran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.