Israel Tuduh Hamas Coba Retas Ponsel Tentara Pakai Aplikasi Piala Dunia dan Kencan Online

Kompas.com - 03/07/2018, 23:27 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

TEL AVIV, KOMPAS.com - Informasi intelijen militer Israel menyebut peretas dari kelompok Hamas telah berupaya membajak ponsel milik tentaranya melalui aplikasi Piala Dunia dan dua situs kencan online.

Disampaikan perwira intelijen, upaya tersebut dilakukan untuk mencuri informasi terkait keamanan militer Israel. Namun mereka menegaskan bahwa usaha yang dilancarkan Hamas telah gagal.

"Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan karena kami dapat menghentikannya tepat pada waktunya," kata salah seorang perwira dalam konferensi pers.

Para peretas dari kelompok yang menguasai wilayah Jalur Gaza itu disebut telah memancing tentara Israel untuk mengunduh dan memasang aplikasi Piala Dunia dan situs kencan oleh untuk memata-matai ponsel mereka.

Melansir dari AFP, militer Israel menyebut upaya melawan tindakan peretasan itu dengan kode "Operasi Patah Hati".

Baca juga: Israel Hancurkan Terowongan Hamas yang Mengarah ke Laut

Ditambahkannya, langkah peretasan itu disebut menunjukkan jika kelompok Hamas telah menerapkan taktik baru.

Mereka menekankan pada upaya peretasan dengan menggunakan kencan online, di mana para tentara dipancing dalam obrolan panjang dengan wanita muda.

"Selain itu ada umpan tambahan dari Piala Dunia dengan aplikasi yang menawarkan siaran langsung pertandingan, ringkasan dan informasi terkini," kata perwira intelijen dalam konferensi pers.

Para penyerang juga menggunakan akun palsu kaum muda Israel, lengkap dengan bahasa Ibrani yang lancar dan diselingi bahasa gaul.

"Apa yang ditunjukkan Hamas di sini adalah pengetahuan mereka yang sangat baik akan kaum muda kami dan pola pikir mereka," kata perwira lainnya.

Disebutkan sejumlah aplikasi yang digunakan di antaranya Golden Cup, Wink Chat dan Glance Love yang dibuat khusus bahkan diunggah ke Google Store sehingga membuatnya tampak sebagai aplikasi resmi.

Peretas kemudian menggunakan akun palsu kaum muda Israel di Facebook dan juga aplikasi WhatsApp untuk memancing para tentara mengunduh serta memasang aplikasi-aplikasi tersebut.

Setelah terpasang, dikatakan perwira intelijen Israel, aplikasi tersebut akan dapat mengambil dan mengirim foto secara diam-diam, merekam pembicaraan, menyalin data dan mengirimkan rincian lokasi.

Aplikasi-aplikasi tersebut telah dihapus oleh Google.

Baca juga: Israel Rilis Daftar Terbaru Pemimpin Hamas Paling Dicari

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X